HOME : FOOTBALL

Headlines News  

12 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Heboh ‘Bayi Cecak’ di Bitung 


SENIN (10/04) lalu, warga Sari Kelapa Kelurahan Bitung Timur Lingkungan II Kecama-tan Bitung Timur digemparkan isu peristiwa aneh. Beredar kabar, seorang ibu sebut saja namanya Putri (29 tahun), didatangi ‘bayi cecak’. Disebut-sebut, bayi cecak tersebut (diduga) ‘dilahirkan’ Putri, Fe-bruari lalu. 
Cerita ini tentunya tidak bisa diterima rasio manusia. Tapi banyak juga warga di sekitar tempat tinggal Putri yang ikut termakan. Kasian bagi Putri, karena dengan isu tak rasional ini, dirinya cukup shock. 
Tak heran Putri sendiri eng-gan menerima wartawan untuk diwawancarai. Bahkan rumah-nya langsung dikunci ketika koran ini ingin bertamu. Dari keterangan sejumlah saksi, terlepas ceritanya sudah di-bumbu-bumbui, warga menga-takan, sepengetahuan mereka Putri pernah mengidam aneh bahkan sampai sakit-sakitan. 
Pada bulan Februari 2006 lalu, cerita Tante Yusni dan Lenny, Putri mengalami reaksi layaknya seorang wanita akan melahirkan. Yang paling me-ngejutkan, kata mereka, saat mengalami miscram, tiba-tiba (katanya) ada yang keluar dari tubuh Putri. Entah dari mana awalnya, adanya bayi cecak ke-mudian dihubungkan dengan Putri.
Kemudian berkembang ceri-ta, yang turut dikutip Tante Yusni dan Lenny, ‘bayi cecak’ tersebut sempat menjulurkan lidah tanda menjilat kepada Putri. Peristiwa ini kemudian menghebohkan warga dari mulut ke mulut. Putri memang sempat menceritakan kepada warga, dua bulan lalu, dirinya ‘melahirkan’. 
Seiring dengan cerita itu, me-nurut Lenny dan Yusni, ‘bayi cecak’ tersebut secara tiba-tiba muncul di rumah kontrakan Putri. Putri kemudian menga-takan (kepada si cecak), jika benar kamu yang keluar waktu itu, jangan lari lagi. “Kalu nga-na yang kaluar lalu jang lari lagi,” tutur Leny dan Yusni me-ngutip perkataan Putri. Me-nariknya, usai Putri mengata-kan hal itu, si bayi cecak men-julurkan lidahnya dan diam di tempat. Cerita ini pun belum dikonfirmasi ke Putri kebe-narannya. 
Selanjutnya mereka meng-ambil sebuah toples yang su-dah berisi air dan memasuk-kan ‘bayi cecak’ tadi dan diberi makan berupa telur ayam
kampung, tutur Lenny, pemilik rumah kontrakan Putri. Ten-tunya cerita ini masih kontro-versi, apakah benar ‘bayi cecak’ itu dilahirkan Putri. Sayang sekali Putri nampaknya terpukul de-ngan isu yang terlanjur meng-hebohkan warga. Putri justru mengurung diri menghindari kunjungan siapa pun, termasuk upaya wartawan untuk mene-muinya. Kasian…(irv)





  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin