|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Polres giat lakukan pengusutan
Kelulusan Honda Jadi tak Aman
|
300-an tenaga ‘Honda’ (Hono-rer Daerah) yang lulus seleksi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Minaha-sa, ternyata belum aman. Pa-salnya kelulusan mereka kini sedang dalam pengusutan pi-hak Polres, sebagai bagian dari keinginan Polda mengusut Honda bermasalah.
Kapolres AKBP Drs Edward Tamboto kepada Komentar ke-marin menjelaskan, setelah men-dapat perintah dari Polda dan mencermati isu yang berkem-bang, pihaknya lewat Satuan In-telkam dan Reserse Kriminal (Reskrim) di jajaran Polres Mina-hasa, langsung menindaklanjuti-nya dengan menyelidiki semua tenaga honda yang lulus dalam seleksi CPNS lalu.
Begitu juga dengan keabsahan honda Silvana Luntas, menurut mantan Kapolresta Tomohon ini, semuanya telah ditangani de-ngan mengumpulkan sejumlah data, baik dari pihak panitia pen-jaringan CPNS maupun BKD. Juga pihaknya telah mengambil keterangan dari sejumlah dinas dan instansi, yang merekomen-dasi honda yang lulus tersebut. Dimana dari investigasi tersebut, Silvana Luntas memang benar Honda dari Badan Kesatuan Bangsa (Kesbang). Namun me-ngecek lamanya Silvana mene-rima gaji dari anggaran yang dikeluarkan pihak Kesbang, ma-sih akan diselidiki lebih lanjut.
Dijelaskan Tamboto, dalam hal penyelidikan kasus honda, dirinya tak akan pilih kasih, termasuk kasus yang menimpa Silvana keluarga dekat orang nomor satu di Minahasa ini. Untuk itu, dalam waktu dekat ini, pihaknya sudah bisa memastikan ada data dan laporan menyangkut siapa-siapa tenaga honda dan oknum pejabat yang bersalah dalam merekomendasi SK hon-da tersebut. “Sampai sekarang petugas masih terus menyelidi-ki kasus honda. Jadi mungkin dalam waktu dekat ini hasil pe-nyelidikan bisa diketahui de-ngan pasti,” tegas Tamboto.
“Sudah baik kalau pihak polisi mau turun tangan dan menindak oknum pejabat dan honda yang nakal. Kiranya bisa memberi ha-sil maksimal,” ungkap Raymond V Tumonggor warga Tondano.(pen)
|
|