|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Penerimaan CPNS di Unima diduga sarat KKN
Lombok: Semua Telah Sesuai Aturan
|
Sorotan terhadap hasil pen-jaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Minahasa, ternyata bukan hanya dialami oleh jajaran Pemkab Minahasa, tetapi juga kampus Universitas Negeri Manado (Unima) di Tondano. Proses pen-erimaan CPNS yang berlaku di Unima Ton-dano dinilai kental KKN (Korupsi Kolusi dan Nepotisme) se-hingga aksi protes tak ter-elakkan.
Seperti yang diungkapkan Maxie F Rorong warga Minteng, yang mengaku kecewa dan berang atas hasil yang dike-luarkan pihak Departemen Pendidikan, di mana, selain penjaringan CPNS di Unima terkesan diam-diam, juga hasil yang diperoleh dari CPNS yang lolos, tak trans-paran dan kuat duga-an merupakan orang-orang dekat dari pe-tinggi Unima sendiri. “Penerimaan CPNS di Unima tak diketahui secara luas, tiba-tiba sudah ada pengumuman lulus, ini jelas ada apa-apanya,” ketus Rorong geram.
Menanggapi hal ini, Rektor Unima Prof Drs Jan Lombok SH MSi ketika dikonfirmasi membantah tudingan tersebut. Dijelaskan Lombok, sebelum penerimaan CPNS, pihaknya telah mengumumkan proses penerimaan tersebut. Begitu juga dengan hasil CPNS yang keluar, semua berdasarkan kajian dan ketentuan pihak Departemen Pendidikan. Di mana, semuanya berdasarkan formasi kebutuhan dan diterima lewat hasil prestasi yang didapatkan pelamar dari seleksi penerimaan CPNS lalu. “Kalau ada yang keberatan, saya mohon sabar dan tenang. Masih ada enam kursi yang lowong,” kata Lombok.(pen)
|
|