|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Isu
mutasi kian kencang
Para Pejabat Pemkab Bolmong Ancam Gelar Unjuk
Rasa
|
Isu mutasi besar-besaran yang kebenarannya belum bisa dipertanggungjawabkan rupanya membuat panik sebagian pejabat dan staf di jajaran Pemkab Bolmong. Bocoran yang diperoleh harian ini mengungkapkan, beberapa pejabat dan staf telah merancang untuk melakukan unjuk rasa guna menentang Pemkab Bolmong agar tidak melakukan mutasi.
Seorang sumber yang layak dipercaya membeberkan, aksi unjuk rasa rencananya akan digelar Rabu (12/04) atau hari ini, yang turut melibatkan be-berapa oknum pejabat seting-kat eselon 2, 3 dan 4. Unjuk rasa itu ditengarai dipimpin sa-lah satu pejabat setingkat asis-ten di jajaran Sekretaris Daerah (Setda) Bolmong. Rencana itu pun sudah dimatangkan tat-kala dibahas di rumah oknum asisten tadi Minggu (09/04) malam lalu.
Sekda Bolmong Drs Hi Idrus Mokodompit ketika dikonfir-masi, tidak bisa mengelak. Dia akhirnya mengakui kalau pi-haknya juga sudah mendengar rencana tersebut. “Saya sudah panggil salah satu asisten yang diduga selaku motor penggerak-nya. Saya tanya apa yang men-jadi persoalan mereka sampai harus berunjuk rasa? Lalu dia jawab, karena adanya informa-si tentang mutasi. Saya sendiri selaku ketua Baperjakat (Ba-dan pertimbangan Jabatan dan Pangkat, red) jadi heran kare-nanya. Sebab sampai sekarang kami belum pernah mengu-sulkan kepada bupati tentang mutasi, kok jadinya seperti ini,” aku Idrus Mokodompit, namun enggan membeberkan nama ok-num asisten yang dimaksud.
Menurut Mokodompit, muta-si itu hanya isu atau opini yang justru ditiupkan oleh oknum-oknum yang tidak bertang-gung jawab serta tidak ada we-wenang mengurus soal mutasi. “Memang setiap tiga bulan, Ba-perjakat melakukan evaluasi terhadap kinerja pejabat dan PNS, tapi sampai saat, jangan-kan mengusulkan, memikir-kan soal mutasi saja belum ada. Olehnya, kami instruksi-kan kepada seluruh pegawai agar tetap tenang dan bekerja sesuai dengan bidang tugas masing-masing. Memang saat ini belum ada mutasi, namun kalaupun suatu saat itu ada, itu wajar dalam dunia biro-krasi,” kata Idrus sembari mengimbau kepada seluruh PNS agar tidak terpengaruh oleh ajakan unjuk rasa.
Sementara itu, Polres Bolmong lewat Kabag Ops AKP Herry Kolondam, membenarkan juga kalau sudah mendengar infor-masi tentang unjuk rasa soal mutasi tadi. Hanya saja, dia belum bisa memastikan kapan rencana demo tersebut. “Nanti saya cek lagi apakah koordi-nator unjuk rasa itu sudah menyampaikan surat pemberi-tahuan,” aku Kolondam.(tus)
|
|