|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
WKI Sinode GMIM Jabarkan Program dan Bahas Ibadah Kreatif
|
Wanita Kaum Ibu (WKI) Sinode GMIM Rayon V, Sabtu (08/04) sukses menggelar kegiatan penjabaran program pelayanan 2006. Menariknya, dalam kegiatan yang dipusatkan di kediaman Keluarga Sajow-Singkoh di Koka ini, para peserta yang hadir antusias membahas mengenai ibadah kreatif.
Ibadah kreatif ini masuk da-lam penjabaran program, se-dangkan sebagian besar pe-serta rata-rata kurang mema-haminya. Dengan dipandu oleh Koordinator Rayon V Pnt Ny Fenny Roring-Lumanaw, Wakil Ketua Pemberdayaan Pdt Eva Monginsidi dan Wakil Ketua Bidang Komunikasi Pnt dr Herlina Damongilala Siwu ini, dijelaskan bahwa melakukan ibadah kreatif adalah sah-sah saja, sepanjang hal itu telah di-atur dan tertata secara apik. Sehingga ketika ibadah itu di-langsungkan tidak mem-bingungkan jemaat. Sebab, inti melakukan ibadah adalah me-nyentuh hati jemaat Tuhan. “Dalam menyanyikan pujian dalam ibadah kreatif, memang tidak selalu mengacu pada Kidung Jemaat ataupun NKB saja. Melainkan jemaat dapat juga menyanyikan lagu-lagu pop rohani dengan catatan hal ini sudah dipersiapkan. Artinya baik pemimpin ibadah dan jemaat sama-sama memahami dan mengerti lagu yang akan dinyanyikan,” ungkap Mongin-sidi.
Sementara itu, selain ibadah kreatif, Siwu juga mengajak warga WKI untuk peduli dengan masalah-masalah sosial yang saat ini tengah menjadi sorotan publik, yakni RUU Anti Porno-grafi dan Pornoaksi (APP). “Si-tuasi negara kita ini adalah plu-ralisme. Namun dalam prak-tiknya, negara kita ini tengah diperhadapkan dengan masa-lah RUU APP. Padahal banyak kalangan yang menolaknya. Sebab, hal ini sejatinya hanya memposisikan kaum perem-puan,” ujarnya seraya menam-bahkan agar hal-hal yang tidak prinsip seperti mengatur cara berpakaian ini tidak perlu diatur, kecuali bagi pelaku por-noaksi dan pornografi.(eda)
|
|