HOME : FOOTBALL

Berita Minahasa Induk  - Minut

12 April 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Bantuan bencana diduga disunat
Puluhan Warga Tombariri Demo Kantor Camat

 

 IKUTI BERITA LAIN

Polres giat lakukan pengusutan
Kelulusan Honda Jadi tak Aman
Ribuan Bangunan tak Kantongi IMB
Tumundo Raih Piala Bupati Minahasa
Penerimaan CPNS di Unima diduga sarat KKN
Lombok: Semua Telah Sesuai Aturan
Tersendat selama empat bulan
Realisasi Dana Santunan Duka Dipertanyakan
Kumtua Tolak Raskin
Lintas Berita Minut

Bantuan yang harusnya diterima korban bencana alam di Desa Ranowangko dan Borgo, Kecamatan Tombariri, diduga disunat oleh sejumlah oknum yang tidak bertanggungjawab. Akibat dugaan tersebut, puluhan warga korban bencana mendemo Kantor Camat Setempat, Selasa (11/04) kemarin.

Dari informasi yang diterima Komentar kemarin, aksi demo puluhan warga korban bencana di bawah pimpinan tokoh mas-yarakat Recky Mangkey ini, sempat mempertanyakan pen-distribusian bantuan bencana, khususnya bahan kebutuhan pokok yakni makanan yang dinilai sudah berkurang. 
Menurut mereka, aksi sepihak aparat kecamatan yang mengu-rangi jatah bahan makanan ke warga, dinilai sebagai upaya sepihak yang tak melihat kon-disi dan keadaan warga yang ada di lapangan. “Kami ini su-dah menjadi korban banjir ban-dang, masakan pemerintah kecamatan tidak berpihak ke warga. Ini namanya sudah ja-tuh tertimpa tangga pula,” beber sejumlah warga emosi. 
Camat Tombariri, Drs Hans Mokat ketika dikonfirmasi ke-marin, membenarkan adanya pengurangan jatah makanan tersebut. Menurut Mokat, itu sudah menjadi kebijakan Pem-kab Minahasa karena melihat sudah banyak warga korban bencana yang kehidupannya sudah kembali normal. 
Dijelaskannya, pemberian bantuan bahan makanan yang ada saat ini, tinggal subsidi dari pihak Pemkab Minahasa, se-hingga dalam penyalurannya, kini dikhususkan bagi warga yang benar-benar membutuh-kan. “Kami sudah memberi pe-ngertian kepada warga pen-demo dan mereka sudah pa-ham. Sekarang tidak ada masalah lagi, warga datang untuk bertanya hak mereka dan itu sudah dijelaskan, karena bantuan yang ada tinggal datang dari Pemkab Minahasa,” beber Mokat.(pen) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin