|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Modayag Banjir, Dua Rumah Ambruk, Satu Warga Tewas
|
Baru tiga jam hujan menggu-yur wilayah Kecamatan Moda-yag Kabupaten Bolmong, dua desa setempat (Moyongkota dan Bangunan Wuwuk) sudah diterjang banjir bandang yang cukup hebat. Akibatnya, seo-rang warga dilaporkan tewas terbawa arus, dua rumah am-bruk sampai rata tanah, serta puluhan lainnya rusak parah.
Selain itu, puluhan hektar
sawah yang telah siap panen, ikut disapu bersih banjir yang datang mendadak tersebut. Kerugian diperkirakan menca-pai ratusan juta rupiah. Camat Modayag Drs Husein Mamonto sendiri melaporkan, kerugian sementara yang diestimasi pihaknya berkisar Rp 75 juta.
Banjir bandang itu sendiri datang tiba-tiba Rabu malam sekitar pukul 20.00 WITA. Ketika itu, hujan telah mengguyur wilayah Modayag dan sekitarnya sejak pukul 17.00 WITA.
Sumber banjir diperkirakan berasal dari Gunung Ambang yang terindikasi tidak mampu lagi menampung curah hujan, sebab diketahui belakangan ini hutan di sekitar Ambang yang masih masuk wilayah konser-vasi, kerap menjadi sasaran penebangan kayu ilegal.
Air bercampur lumpur dan bebatuan kemudian mengalir lewat kali kecil dan menerobos menuju ke perkampungan warga. Masing-masing satu kali yang menerobos Desa Moyongkota dan dua kali di Desa Bangunan Wuwuk.
Akibat yang paling parah ter-jadi di Desa Bangunan Wu-wuk, di mana dua rumah yang terletak di pinggir kali ambruk diterjang bebatuan plus lum-pur kemudian hanyut terbawa air sekitar sepuluh meter. Ke-dua rumah tersebut adalah milik Keluarga Y Mamonto dan keluarga F Lombogia. Dari pe-nuturan Mamonto di TKP, ka-rena banjir datang secara men-dadak, dia dan keluarganya tidak sempat lagi membawa barang-barang perabotan ru-mah tangga, melainkan hanya mampu menyelamatkan nyawa.
Saking kuatnya arus air ber-campur batu dan lumpur yang melintasi dua kali yang memo-tong jalan besar di desa Ba-ngunan Wuwuk tersebut. War-ga Moyag bernama Arsono Pa-sambuna (30-an) yang kebetu-lan sedang memperbaiki mobil-nya di bengkel samping kali, hanyut terbawah arus. Ia baru ditemukan beberapa menit kemudian dalam keadaan tidak bernyawa lagi.
Akiabt banjir, ruas jalan di Kecamatan Modayang yang menghubungkan Kotamobagu dengan sebagian wilayah Modayag, sampai ke Kotabunan, putus total sejak pukul 19.00 WITA. Dan baru terbuka kem-bali sekitar pukul 03.00 WITA, setelah Pemkab Bolmong me-nurunkan alat berat, dibantu ratusan personel TNI dan Polri.
Sejumlah pejabat teras Pem-kab Bolmong yang dipimpin langsung Sekkab Drs Idrus Mo-kodompit bersama para pimpi-nan Dekab Bolmong termasuk Sy K Moha BBA, langsung me-nuju ke TKP, Rabu tengah malam itu. Sedangkan Dandim 1303 Bolmong Letkol Czi Wiryo langsung menggerakkan ratu-san anak buahnya untuk mem-bantu warga yang tertimpah musibah, sekaligus member-sihkan ruas jalan yang telah di-penuhi lumpur dan bebatuan.
“Selain dua rumah yang ambruk, masih ada enam lainnya rusak parah. Sedang-kan 27 rumah rusak ringan. Di samping itu, puluhan hektar sawah siap panen rusak. Per-hitungan sementara kerugian mencapai Rp 75 juta. Pemkab segera mengucurkan ban-tuan,” kata Jubir Pemkab Bol-mong, Ir Yudha Rantung.(tus)
|
|