|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Akhir April, Harga Gula Pasir Diprediksi Kembali Normal
|
Kepala Sub Dinas Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Drs Broeri Tanauma memprediksi harga gula pasir akan kembali normal pada akhir bulan April mendatang. Sebab akhir April ketahanan stok gula pasir nasional diperkirakan akan kembali membaik setelah berlangsungnya musim giling di sejumlah pabrik gula.
“Yang pasti bulan ini stok gula pasir nasional akan bertambah, sebab sejumlah pabrik gula sudah memasuki musim giling. Dampaknya terhadap harga gula dipasaran kemungkinan baru akan kelihatan pada akhir April mendatang,” kata Tanauma.
Sementara itu Kepala Seksi Usaha Perdagangan Dinas Perindutrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut, Johny Rumagit SIP mengimbau agar para distributor dapat menjaga kestabilan harga gula dipasaran. Sebab dengan ketahanan stok yang minim seperti sekarang ini, harga gula pasir dipasaran mudah bergerak naik.
Selain karena menipisnya stok, tambah Rumagit, naiknya harga gula pasir di pasaran dunia juga ternyata turut mempengaruhi harga di dalam negeri.
“Stok ditingkat distributor diperkirakan tinggal 4.000 ton, sementara di tingkat pengecer kurang lebih 1.000 ton,” ungkap Rumagit. (rol/gra)
Stok Semen Cukup Sampai Akhir April
Manado, KOMENTAR
Hasil monitoring yang dilakukan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Sulut pada Selasa (11/04) lalu menyimpulkan bahwa stok semen masih mencukupi kebutuhan sampai dua minggu ke depan atau akhir April mendatang. Dimana berdasarkan monitoring yang dilakukan di empat gudang distributor semen yakni PT Semen Tonasa, PT Sulut Mitra Karya Abadi, PT Bosowa dan PT PPI, stok yang ada saat ini berkisar 18.279 ton.
Kepala Sub Dinas Perdagangan Dalam Negeri Disperindag Sulut, Drs Broeri Tanauma kepada wartawan mengatakan, kebutuhan semen daerah Sulut rata-rata mencapai 25.000 sampai 30.000 ton per bulan, atau sekitar 7.500 ton per minggu. Nah, jika pekan ini jumlah stok yang ada mencapai 18.279 ton, maka ketahanannya diperkirakan mampu memenuhi kebutuhan sampai akhir April mendatang.
Menurut Tanauma, stok awal pada bulan ini tercatat hanya sebanyak 3.301,2 ton. Setelah distributor melakukan pengadaan sebanyak 20.579 ton, stok bertambah menjadi 23.880,2 ton. Sementara berdasarkan hasil monitoring, jumlah semen yang tersalur sampai Selasa pekan ini berkisar 5.601,2 ton. (gra)
Stok Semen Januari-April 2006
Stok Awal Pengadaan Tersalur
Januari 15.163,8 21.497,5 23.411,2
Februari 13.411,2 16.150 23.847,6
Maret 9.001,2 19.100 24.800
Sampai 11 April 3.301,2 20.579 5.601,2
Sumber : Disperindag Sulut
|
|