|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Buntut banyaknya komplain CPNS
Runtu Dukung Penerimaan CPNS Ditarik ke Pusat
|
Kalau sejumlah kalangan di daerah menentang dan tak setuju dengan kebijakan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (Menpan), yang bakal menarik kembali proses penjaringan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) ke pusat, maka bupati Drs Vreeke Runtu justru menyatakan, jajarannya siap melaksanakan kebijakan pusat.
Hal ini, kata Runtu, meru-pakan hal terbaik untuk meng-hindari dugaan mau-pun kecaman yang dilakukan kepada pe-merintah daerah. Se-hingga menurut Runtu, adanya informasi yang menyatakan bahwa pe-nerimaan CPNS bakal ditarik oleh pemerintah pusat karena banyak-nya persoalan yang muncul di daerah, secara pri-badi didukungnya.
“Ya kalau pemerintah pusat akan menarik kembali peneri-maan CPNS, kami harus siap menjalan-kannya. Itu lebih baik agar supaya tidak ada komplain dari para pelamar dan warga,” kata Runtu.
Dijelaskannya, reaksi pemerintah kabupaten/kota me-nolak atau mempro-tes hasil penerimaan CPNS saat ini, maka sebagai konsekuensi-nya pemerintah pusat langsung berpikir mengambil alih proses penerimaan CPNS tersebut dan hal ini tentunya menjadi kerugi-an bagi daerah.
“Kalau penerimaan CPNS nan-ti akan ditarik pusat, siapa pe salah dan sapa pe rugi. Yang jelas, torang di daerah yang terus meributkan hasil CPNS tersebut,” kata Runtu.
Dalam persoalan ini, kata Runtu, media cetak dan elek-tronik juga turut ambil andil dalam menyebarluaskan ke-timpangan penerimaan CPNS di daearh.
“Tapi yang pasti, kita heran kenapa kabupaten/kota lain ingin memprotes hasil pe-nerimaan CPNS saat ini, kan so dipercayakan ke Pemrop,” beber Runtu.(pen)
|
|