|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Bantuan Pusat Sedikit, Pengembangan Harus Terus
|
Sedikitnya anggaran pendidikan dari pemerintah pusat, tak membuat Unsrat berhenti melakukan pengembangan. Justru terpacu mencari kiat lain, salah satunya menjalin kerjasama dengan universitas luar negeri. Demikian diungkapkan rektor Prof Dr Ir Lucky Sondakh, Selasa (11/04).
Pernyataan tersebut disampaikan kepada wartawan usai videoconference dengan Texas A&M University. “Memang, anggaran yang diberikan pemerintah kita untuk pengembangan kualitas pendidikan di Unsrat masih minim. Tapi kita tak boleh berhenti sampai menanti bantuan pusat turun. Justru dengan itu kita termotivasi menjalin kerjasama langsung dengan perguruan tinggi dari luar negeri,” kata Sondakh.
Secara implisit rektor juga menanggapi tentang dugaan menguapnya bantuan pengembangan pendidikan dari pemerintah pusat. “Unsrat tak berani menyelewengkan dana bantuan pendidikan dari pusat. Kalau kita lakukan berarti mempertaruhkan nama Unsrat. Dan bisa kehilangan kepercayaan dari perguruan tinggi luar negeri yang menjalin kerjasama dengan kita,” jelasnya.
Sebelumnya hal senada pernah diungkapkan kahubmas Daniel Pangemanan, dimana dana minim dari pusat harus digunakan seefisien mungkin. Selain dikatakan pihak asing memberi bantuan peralatan dan bantuan bagi dosen Unsrat untuk studi S2 dan S3.(win)
|
|