|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Hentikan Pengrusakan Hutan di Sekitar
Gunung Ambang!
|
Meskipun telah menerima ban-tuan dari berbagai pihak pasca- bencana banjir bandang di Desa Moyongkota dan Bangunan Wu-wuk, namun warga yang berada di Kecamatan Modayag mendesak Pemerintah Kabupaten Bolmong untuk segera menghentikan peng-rusakan hutan di sekitar Gunung Ambang yang hanya membawa kesengsaraan rakyat.
Desakan itupun disampaikan Su-harko Londo, dalam dialog dengan para pejabat Pemkab Bolmong yang dipimpin Sekkab Drs Hi Idrus Mokodompit, di ruang pertemuan Gereja GMIBM Bethesda Bangun-an Wuwuk, Kamis malam lalu.
Sontak saja, penegasan Londo mendapat aplaus dari warga yang berkumpul di gedung yang untuk sementara dijadikan posko bantuan. “Kami tahu, oknum-ok-num yang melakukan peng-rusakan hutan itu sudah ada di kepala para petinggi pemkab. Karena itu, kami meminta de-ngan sangat, pemkab dapat menghentikannnya, sekaligus menindak tegas siapapun pelaku pengrusakan hutan. Dorang yang kasih rusak hutan, torang yang tersiksa,” pinta Londo sembari menyampaikan aspirasi warga, bahwa mereka siap bekerja bakti menanam bibit kayu dan pepo-honan, asalkan pemkab bisa menyediakan bibitnya.
Sekkab sendiri mengakui, bahwa bencana banjir itu tentu saja ada penyebabnya. Dan bila terbukti itu lantaran perombakan hutan, maka pemkab pasti akan menyikapinya sekaligus mem-proses oknum yang terlibat sesuai hukum yang berlaku.
Sementara itu, Bupati Bolmong yang memberikan bantuan sebe-sar Rp 50 juta, langsung diserah-kan kepada keluarga yang tertim-pah musibah. Dengan rincian, tiga rumah yang rusak total alias ambruk mendapat masing-ma-sing Rp 5 juta, begitupun dengan istri dari korban yang tewas terbawa banjir mendapat Rp 5 juta. Berikut 10 pemilik rumah yang mengalami kerusakan se-dang, diberi bantuan masing-masing Rp 1 juta, kemudian tujuh pemilik rumah yang rusak ringan mendapat bantuan Rp 500 ribu. Dan terakhir, 34 rumah yang terkena dampak banjir dibantu masing-masing Rp 300 ribu.
Sayangnya, bantuan tersebut sempat menuai kecemburuan dari puluhan petani di Bangunan Wuwuk dan Moyongkota. Lan-taran kerusakan puluhan hektar sawah mereka yang sebagian besar sudah siap panen, justru sama sekali tidak mendapat per-hatian dari pemkab. “Bagaimana dengan puluhan hektar sawah kami yang siap panen, tapi telah rusak total, kenapa tidak diberikan juga bantuan?” tanya Masri Rom-pas, yang belakangan dijawab sekkab dengan sebuah janji saja.
Selain bantuan dari pemkab, data yang diperoleh harian ini dari Camat Modayag Drs Husein Mamonto, bantuan yang telah turun di lokasi bencana hingga kemarin siang di antaranya dari PT Avocet, DPD II PG Bolmong, Dinas Sosial Bolmong dan Sulut plus sumbangan dari sejumlah warga desa tetangga. Pemkab Bolmong menyampaikan bahwa Gubernur Sulut SH Sarundajang sudah bertolak dari Manado ke lokasi bencana untuk memberikan bantuan.(tus)
|
|