|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
4.000 Unit Pencatat
Meter PT PAM Rusak |
Pantas jika selama ini PT PAM Bitung selalu merugi. Pasalnya, sekitar 4000 unit meteran pengatur kubikasi air milik PT PAM dalam keadaan rusak. “Saat ini ada sekitar 4000 unit pencatat meteran di Kota Bitung dalam keadaan rusak, kondisi ini cukup berpengaruh pada PT PAM,” ungkap Plt Dirut PT PAM Bitung, Drs Hengky Sampouw, Kamis (13/04).
Menyikapi hal ini, katanya, pihaknya sudah mengkomunikasikan dengan Pemkot Bitung cara-cara untuk menanggulanginya. Dengan mempersiapkan sekitar 500-1000 unit pencatat meteran yang akan diganti. Lebih lanjut, menurutnya, saat ini tercatat ada sekitar 15.300 pelanggan. Hanya saja, ketaatan membayar rekening baru mencapai 70 persen.
Makanya, pihak PT PAM sedang meng-intensifkan pelayanan dengan dibukanya sejumlah jalur seperti di daerah ketinggian Bitung Timur dan Bitung Utara. “Prinsipnya dengan adanya perbaikan unit meteran yang rusak maka diharapkan akan meningkatkan pendapatan dan terlebih utama adalah bagaimana memberikan pemerataan pela-yanan distribusi air kepada masyarakat,” kuncinya.(irv)
|
|