|
|
|
|
![]() |
![]() |
Bertepatan dengan adanya perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan wafatnya Isa Almasih, selang dua pekan ini jumlah hari libur terbilang cukup banyak. Namun meski demikian, dampaknya terhadap occupation rate (tingkat hunian) hotel tampaknya tidak terlalu signifikan.
Buktinya, selang dua pekan terakhir tingkat hunian sejumlah hotel di Kota Manado umumnya berada pada posisi normal. Sebut misalnya tingkat hunian Hotel Ritzy Manado, selang dua pekan terakhir normal pada posisi 50 persen. Begitu juga dengan Hotel Sahid Kawanua Manado, Jumat (14/04) kemarin hanya mencapai 40 persen.
Menurut Humas Hotel Rizy Manado, Beatrix Rondonuwu, hari libur terkait dengan adanya hari raya keagamaan di bulan April tidak terlalu berpengaruh terhadap bisnis perhotelan. Kondisi ini menurutnya sudah menjadi tren tahunan.
“Hari libur disaat perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW dan wafatnya Isal Almasih biasanya dimanfaatkan untuk berkumpul dengan keluarga. Jadi dampaknya terhadap bisnis perhotelan tidak terlalu signifikan,” kata Rondonuwu seraya menambahkan, tingkat hunian hotel biasanya meningkat saat memasuki musim liburan sekolah pada pertengahan tahun. (rol)
|
|