HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

15 April 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Dinilai kental aroma kedekatan dan balas jasa
Rolling Pejabat Pemkot Tuai Kritikan 

 

 IKUTI BERITA LAIN

Nikita beri kesaksian, Agung Laksono pastikan hadir
Lusa, Ibadah Agung dan Pawai Prosesi Paskah Remaja GMIM

Juanita Sepang SSos Tekuni Bisnis Sejak Kecil

Kantor Cabang PDAM Hadir di Tujuh Kecamatan

Tender PU Dituding Diskriminatif

Warga Konsentrasi Ibadah, Pusat Perbelanjaan Sepi

Terminal Harus Bebas PKL

Agenda rolling besar-besaran yang digelar oleh Pemkot Manado, Rabu (12/04) lalu, menuai kritikan. Pasalnya, rolling ini lari dari tujuan memperbaiki dan mening-katkan kinerja, karena hanya menampakkan aroma ke-dekatan dan balas jasa. 

Sejumlah kalangan menyata-kan rolling yang dilakukan pem-kot hanya akan menjadi ancam-an buruk bagi kinerja pemkot. Antara lain, dengan diangkat-nya Kepsek SD Marlin Taroreh menjadi Kepsek SMA Negeri I. 
“Memang rolling adalah hak prerogatif walikota. Namun se-suai dengan prosedur perlu menggunakan parameter yang jelas serta masukan dari Badan Pertimbangan dan Kepangkatan agar pejabat yang diangkat mam-pu menjalankan tugas. Con-tohnya seperti pengangkatan Kepsek SMA Negeri I, kenapa hal ini masih saja direkomendasi tanpa melalui perjenjangan,” ungkap Ketua Komisi C Franklin Sinjal SH kepada Komentar, Ka-mis (13/04).
Selanjutnya Sinjal juga me-nyatakan kekhawatiran terhadap pengangkatan pejabat eselon IV dengan status pejabat pelaksana tugas (Plt). Seharusnya jabatan definitif dengan kewenangan penuh pada kepala-kepala dinas justru akan membuat pejabat yang dipercaya akan bekerja secara maksimal. Namun dengan status Plt justru akan ada penilaian yang negatif, kendati yang bersang-kutan telah berusaha bekerja baik. “Sebentar hal ini menjadi peni-laian negatif, karena pejabat yang diangkat tidak ada jaminan karier. Apalagi, dalam pengangkatan kali ini lebih banyak memasukkan pejabat di luar Pemkot Manado,” ujarnya kembali. 
Sementara itu, Max Ruin-dungan mewakili kalangan aka-demisi menegaskan, harusnya dalam melakukan rolling walikota juga harus mempertimbangkan kepentingan dan kebutuhan masyarakat.Ruindungan secara khusus menyoal penempatan Marlin Taroreh mantan kepsek SD menjadi kepsek SMA. 
“Harus diingat bahwa kompe-tensi kepsek SD dan SMA beda, baik penataan administrasi maupun managemen umumnya. Sangat tidak sesuai kalau kepsek SD menata manajemen kepsek SMA,” tegasnya.
Senada dengan itu juga dike-mukakan tokoh pendidikan lain-nya Haezar Sumual MA. Menu-rutnya, kebijakan rolling kali ini sarat kepentingan politis dan nuansa kekeluargaan. “Seharus-nya pemerintah bisa memini-malisir kemungkinan-kemung-kinan seperti itu. Tapi dalam rolling yang dilakukan baru-baru lalu tidaklah demikian. Nuansa kekeluargaan yang melibatkan sejumlah pejabat teras di kalangan eksekutif dan legislatif sangat kental. Tidak heran ma-syarakat pun mempertanyakan komitmen pemerintah sebelum-nya,” jelasnya.
Pernyataan berbeda datang dari Ketua Komisi B Drs Didi Syafii. Menurut dia, mengatakan bahwa rolling kali ini sudah baik. Dan bagi pejabat yang dipercaya untuk melaksanakan tugas kiranya dapat diberikan kesempatan seluas-luasnya serta dukungan semua pihak selama enam bulan ke depan. 
Senada dikatakan Koordinator Pesona Manado Raymond Frans. Menurutnya, penempatan peja-bat dalam rolling lalu sudah mele-wati kajian matang dari Baper-jakat. Apalagi, secara khusus Kepsek SMAN 1 Marlin Taroreh bukan merupakan orang baru dalam jajaran pendidikan.(imo/eda)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin