|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Perayaan Jumat Agung
Berjalan Aman dan Khusuk
|
Peringatan hari kematian Yesus Kristus yang dirayakan umat nasrani di Minahasa dengan menggelar Ibadah Jumat Agung (14/04) pagi hingga sore kemarin, berlangsung aman dan khusuk. Hal ini tentunya berkat perhatian besar dari apa-rat keamanan yakni Polres Minahasa yang menurunkan sejumlah personel untuk menjaga jalannya ibadah di seluruh gereja.
Tak kurang dari 2/3 kekuatan Polres Minahasa diterjunkan untuk menjaga kelancaran jalannya Ibadah Jumat Agung yang dirangkaikan dengan peneguhan sidi maupun perja-muan kudus yang digelar oleh masing-masing gereja yang ada.
Hal ini tentunya menghapus-kan kecemasan dan kekhawa-tiran, di mana sebelumnya sempat diisukan bakal adanya aksi bom bunuh diri yang akan dilakukan oleh pengikut setia gembong teroris Nurdin M Top.
Bupati Minahasa Drs Vreeke Runtu beserta Kapolres AKBP Drs Edward Tamboto, meng-ikuti Ibadah Jumat Agung di jemaat GMIM Moria Sasaran Tondano. Pada kesempatan itu, Runtu menyempatkan diri membuka selubung relief gam-bar Tuhan Yesus dan murid-muridnya yang dibuat oleh badan pekerja se tempat. Dalam ibadah yang dipimpin oleh Ketua BPMJ Moria Sasaran Pdt Ny A Pangkey Rindorindo ini, pelaksanaan ibadah berlang-sung aman dan penuh hikmah.
Kapolres Minahasa AKBP Drs Edward Tamboto menjelaskan, pihaknya telah mendapat pe-rintah dari Polda Sulut untuk bisa mengantisipasi jalannya Ibadah Jumat Agung dan Ibadah Paskah Minggu (16/04) besok. Polres sendiri tak mau ambil resiko, dimana, dalam pengamanan ibadah Jumat Agung dan Paskah, langsung menerjunkan 2/3 kekuatan yang ada dengan sistem pe-ngamanan terbuka dan ter-tutup.
“Memang isu bom bunuh diri ada, tapi itu tak perlu dikha-watirkan. Semua petugas telah disiagakan hingga Paskah nanti. Kalau ada yang men-curigakan, warga segera lapor,” tegas Tamboto. Keamanan me-rupakan harapan kita bersama, so itu torang jangan lengah,” ujar Tamboto.(pen)
|
|