|
|
|
![]() |
![]() |
|
AHJ Purukan
Mandat Untuk Wartawan
|
BELAKANGAN ini, perilaku politik Ketua Fraksi Partai Golkar (F-PG) DPRD Sulut, AHJ Purukan, semakin susah ditebak. Kalau sebelumnya pria kelahiran Lompad, 11 Desember 1935 silam ini, lebih banyak tampil dingin, tegas dan sedikit bicara, akhir-akhir ini tampak garang, banyak bicara dan semakin lugas.
Memang orang bisa saja menilai sikap Om Ari (sapaan akrab Purukan) sebelumnya memang ada kaitannya dengan pemerintahan dimana hampir semua lini dikuasai oleh Orang Golkar. Apalagi dia adalah mantan pamong senior yang pernah memegang hampir semua jabatan di era kepemimpinan Soeharto. Lantas, pada peralihan ke era Presiden BJ Habibie, KH Abdurrachman Wahid (Gus Dur) dan Megawati, Om Ari berstatus anggota dewan, karena jabatannya sebagai Wakil Ketua DPD PG Sulut.
Namun yang pasti, selepas Drs AJ Sondakh menjabat Gubernur Sulut, mulut pria yang memperistri Emma Pangerapan ini, hampir tak bisa dibendung saat paripurna dewan berlangsung. Dengan gaya berkelakar tapi menusuk, pernyataan-pernyataannya ‘sangat mematikan’ tapi terkadang juga begitu menghibur.
Dan yang paling mengejutkan, Kamis (06/04) lalu, Om Ari bikin kejutan lagi. Dia memberikan mandat penuh kepada wartawan untuk membuat berita apa saja dengan menggunakan namanya sebagai nara sumber. “Silahkan wartawan buat berita apa saja kong pake kita pe nama. Ini rekomendasi penuh, dan sah diberlakukan. Saya lihat hanya dengan kekuatan pers maka kontrol sosial akan jalan dengan baik,” tandasnya. Hebat kan? Semoga ini bukan karena Om Ari mulai ‘kelelahan’! (teddy)
|
|