|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
113 CPNSD Bolmong
Diperjuangkan Pemkab
|
Perjuangan tak kenal lelah dari 113 CPNSD Bolmong yang ‘lulus sehari’ mendapat perhatian serius dari Pemkab Bolmong. Di mana pemkab ki-ni tengah ikut memperjuang-kan aspirasi mereka di pem-prop dan pemerintah pusat. Ha-nya saja, pemkab mengisya-ratkan, bila memang perjua-
ngan ini belum menuai hasil, maka ke-113 CPNSD ‘lulus sehari’ itu bisa saja nanti akan diakomodir pada penerimaan Oktober nanti.
Di sisi lain, pemkab juga me-nyampaikan bahwa pemprop akan segera mengumumkan pe-ngisian 30 formasi sisa, seka-ligus kelulusan dari pelamar umum S-1 Pertanian yang be-lum sempat diumumkan 27 Ma-ret lalu. Hal itu disampaikan ju-bir Pemkab Bolmong, Ir Yudha Rantung, tadi malam (16/04).
“Saat ini Kepala BKD Bolmong sedang berada di Jakarta untuk ikut memperjuangkan aspirasi mereka. Kita akan berusaha se-maksimal mungkin untuk bisa mengakomodir mereka, sebatas yang bisa dilakukan seorang manusia.
Alih-alih, kalaupun perjua-ngan ini belum berhasil saat ini, mereka bisa saja akan diako-modir pada penerimaan Oktoebr nanti,” ujar Rantung mencoba memberikan solusi.
“Sedangkan untuk pengisian 30 formasi sisa, kami telah mendapat informasi bahwa itu akan segera diumumkan dalam waktu dekat ini. Bersama-sama dengan kelulusan pelamar umum S-1 Pertanian yang be-lum sempat diumumkan,” kata dia, sembari menampik isu ka-lau LJK dari pelamar umum S-1 Pertanian telah tercecer.
Sementara itu, Rininta M Nur, salah satu dari 113 CPNSD lulus sehari yang juga mengaku se-bagai koordinator lapangan (korlap) dari setiap aksi unjuk rasa mereka, telah mengancam untuk menggugat Pemprop Sulut apabila aspirasi mereka tidak terakomodir seperti yang terjadi di Jawa Tengah.
Untuk gugatan tadi, Rininta te-lah menyatakan pula bahwa pihaknya telah menyediakan pe-ngacara. Kata dia, mereka akan terus berjuang, sampai tuntutan bisa dipenuhi. Sebab di Jawa Tengah, ada juga CPNSD yang telah terlanjur diumumkan di media, kemudian dianulir, namun belakangan MenPAN mengeluarkan kebijakan untuk mengakomodir lagi mereka.
Para CPNS ini juga menuntut komitmen Gubernur Sarun-dajang yang menyatakan akan memperjuangkan nasib mereka di pusat. ‘’Kami minta gubernur menyampaikan hasilnya.’’(tus)
|
|