|
|
|
![]() |
![]() |
|
Hibah termasuk delapan ribu ton besi tua
Pemprop Data Aset PT NMR
|
Kepala Badan Aset Daerah Drs Max Lumintang menya-takan, jelang finalisasi hibah aset PT Newmont Minahasa Raya (NMR) kepada Pemprop Sulut, pihaknya kini tengah melakukan pendataan aset yang bakal diterima.
“Sementara diinventarisasi aset-aset yang akan dihibahkan ke pemprop. Hal ini akan dilakukan bersama panitia penyerahan aset. Sebab prosesnya diperkirakan akan selesai tidak lama lagi,” jelas Lu-mintang pekan lalu.
Apalagi dengan kesediaan pihak PT NMR untuk membayarkan bea masuk atas barang impor, diper-kirakan proses pengalihan se-jumlah aset ini bakal segera ram-pung. Dikatakan, bila sudah tidak ada masalah administrasi, ke-mungkinan pekan ini akan ditan-datangani berita acara penye-rahan aset di Jakarta.
Ditambahkan juga, pelimpahan aset ini harus dituntaskan sebe-lum Juni 2006 meskipun penu-tupan PT NMR baru dilakukan 2009 mendatang.
“Selain sejumlah aset berupa barang dan bangunan, pemprop juga akan menerima sekitar 8 ribu ton besi tua yang akan dijual dan hasilnya masuk kas propinsi,” ujar Lumintang, menambahkan, bila harga per kilonya sekitar Rp 2.200 maka dari penjualan ini pemprop akan menerima sekitar Rp 16 miliar dengan pemotongan biaya dari panitia pusat.
Mengenai bagaimana pendistri-busian aset ini nantinya, menurut Lumintang akan diputuskan gubernur. “Kabupaten/kota ma-na saja yang akan mendapatkan aset ini tergantung gubernur,” imbuhnya.(vic)
|
|