|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Siau Pernah Dikosongkan Akibat Letusan Karangetang
|
GUNUNG Karangetang yang juga dikenal dengan nama Api Siau, terletak di ujung utara Pulau Siau. Di pulau tersebut, seti-daknya terdapat lima kawah. Ka-
rangetang sendiri diketahui sebagai salah satu gunung berapi paling aktif di Indonesia.
Sejak tahun 1675, sedikitnya tercatat ada 40 kali letusan. Sehingga tak heran, gunung berapi aktif setinggi 1.784 meter ini termasuk dalam tipe A. Pada tahun 1974 saat terjadi letusan besar terakhir, seluruh pendu-duk Siau terpaksa meninggal-kan pulau tersebut. Bahaya py-roclastic (awan panas) diketa-hui sejak letusan tahun 1967, yang disusul letusan di tahun 1984-1985, 1988, 1992 dan 1996. Sejauh ini, jumlah kor-ban jiwa terbesar mencapai enam orang sewaktu letusan pada 18 Mei 1992 silam.
Mereka tewas karena terse-ngat awan panas. Lahar dingin yang menyusuri sungai-sungai meninggalkan materi padat (pyroclastic flow deposits). Kara-ngetang memiliki kelandaian rata-rata mencapai 25 derajat dan punya dua puncak, selatan (1.827 m) dan utara (1.784 m). Kawah satu berada di puncak selatan, sedangkan kawah em-pat ada di puncak utara. Se-dangkan kawah tiga berada di antara kedua puncak. Karena aktivitas volkanik yang ber-ulangkali, kawah empat, yang merupakan kawah utama, ada di dalam kawah satu. Di tahun 1996, kawah satu dan kawah empat tertutup kubah lava.
Selain itu terdapat tiga kawah pinggir. Dua di bagian selatan dan satu di bagian barat laut. Dua kawah pertama muncul saat terjadi letusan pada 15 dan 17 September 1979 silam. Sedangkan yang ketiga muncul dalam letusan 31 Mei 1979, yang dikenal dengan nama ka-wah Batubulan sebagaimana dilansir volcano.und.nodak. edu.(win/*)
|
|