HOME : FOOTBALL

Berita Minahasa Induk  - Minut

18 April 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

  

Periksa APBD hingga proyek tak jelas 
35 Hari BPK ‘Obok-obok’ Kas Pemkab

 

 IKUTI BERITA LAIN

Menuju suksesi Minahasa 
Sajouw-Roring Bakal Saingi Runtu
Ungkapan Runtu dinilai baru sebatas wacana
Lolowang: PG-PDIP Bersanding, Sah-sah Saja
Wilayah Airmadidi jadi lautan manusia 
Tujuh Jam Arus Lalulintas Manado-Bitung Macet
Tiga Pimpinan Muspida tak Hadiri Perayaan Paskah
Lintas Berita Minut

Jajaran Pemkab Minahasa harus ekstra hati-hati mengeluarkan dana kas daerah. Pasalnya, akibat banyaknya informasi soal dugaan penyimpangan dana APBD hingga proyek yang tak jelas, membuat tim Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) secara maraton mulai mengobok-obok alias mengaudit dana yang dikelola Pemkab melalui Badan Pengelola Keuangan Daerah (BPKD). 

Dari informasi yang diterima Komentar, pemeriksaan tim BPK ini berlangsung selama 35 hari. Bukan hanya dana APBD tahun 2005 yang dikupas, tetapi juga dana APBD dari tahun 2003 yang sebelumnya sempat dikritisi sejumlah elemen mas-yarakat di Minahasa. 
Bupati Minahasa, Drs Vreeke Runtu ketika dihubungi akhir pekan lalu membenarkan ada-nya audit tim BPK di jajarannya tersebut. Menurut Runtu, sam-pai saat ini pihaknya tak perlu panik apalagi takut dengan adanya pemeriksaan keuangan dari pihak berwenang. 
“Torang kan bekerja sesuai aturan, kenapa harus takut ka-lau bisa dipertanggungjawab-kan. Kita malah suka kalo ada pemeriksaan seperti ini, karena itu merupakan amanat undang-undang agar bisa transparan,” tegas Runtu. 
Dijelaskannya, selagi jajaran-nya melaksanakan tugas deng-an baik dan benar, kenapa mus-ti takut dan resah dengan ke-hadiran BPK. Seperti dicontohk-annya soal pengeluaran dana Persmin yang dalam tahun ini mencapai Rp 9 miliar lebih, me-nurutnya, itu masih jauh lebih kecil dibanding kesebelasan lain di Pulau Jawa yang angkanya bisa mencapai Rp 20 miliar lebih.
Dikatakan Runtu, jika ada komponen masyarakat yang ingin menuntut Pemkab Mina-hasa seputar dugaan penyimpa-ngan dana APBD, maka dirinya mempersilakan diproses hu-kum, jangan hanya sekedar isu atau membuat citra pemerintah daerah jatuh. “Kalau ada bukti dan data, coba langsung lapor ke polisi jo. Kita siap bertang-gungjawab, jangan cuma selalu duga-duga, itu sikap yang ku-rang gentle,” tantang Runtu.
Sementara itu, personel Dekab Minahasa Drs Teddy Lolowang menjelaskan, tim BPK seharus-nya bukan hanya menelusuri dana kas yang ada di jajaran Pemkab Minahasa, tetapi tetapi juga memeriksa dana yang keluar di sekretariat DPRD Mi-nahasa karena itu juga merupa-kan dana APBD. Ya karena BPK turun sesuai amanat UU No 33 Pasal 81, maka semua harus diperiksa tak terkecuali Sekreta-riat DPRD,” beber Lolowang.(pen) 


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin