|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Harga Bensin di Tagulandang Tembus Rp 8.000/Liter
|
Harga Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis bensin di Pulau Tagulandang belakangan ini menembus Rp 8.000/liter. Melambungnya harga BBM ini, diduga disebabkan telah terjadi konspirasi dagang antara agen penyalur PT Gama dengan pengusaha lokal di pulau tersebut.
“Pemasokan stok BBM yang ditangani pihak agen seha-rusnya tetap jalan karena su-dah menjadi tanggung jawab-nya melayani kebutuhan ma-syarakat, namun hingga kini hal tersebut tak pernah lagi di-lakukan. Akibatnya, alternatif yang diambil terpaksa dila-kukan lewat kapal-kapal pe-numpang yang sering melayari rute Manado, Tagulandang serta Bitung,” tukas unsur ge-nerasi muda Mandolokang, Hengki Bawole.
Lebih jauh, Bawole menga-takan, tak sepantasnya BBM ini diangkut lewat kapal pe-numpang. Selain risikonya sangat berbahaya karena mudah terbakar, penetapan harganya pun tak jelas alias sudah tak sesuai dengan stan-dar HET yang berlaku. “Tak usah heran kalau harga ben-sin di Tagulandang mahal, pe-masokannya saja sudah tak jelas karena diangkut lewat kapal penumpang. Terus terang saya curiga ada kon-spirasi di balik semua ini,” ujar pria yang getol mengkri-tisi perkembangan di Sitaro ini. Ia juga menyesalkan sikap pemerintah setempat yang ku-rang tanggap akan masalah tersebut. “Saya sangat menye-sal atas kinerja pemerintah kecamatan yang kurang tang-gap dengan masalah ini, pa-dahal ini bukan sekadar ma-salah BBM tapi menyangkut keselamatan para penum-pang kapal yang notabene adalah warga Tagulandang itu sendiri,” ujarnya sembari ber-harap agar pemerintah keca-matan segera mengambil tin-dakan dan meminta kepo-lisian setempat menelusuri masalah tersebut. Hanya saja, pihak agen PT Gama Gaspar Manukang belum memberi-kan penjelasan resmi. Ketika dihubungi melalui ponselnya berulang kali tidak aktif.(med)
|
|