|
|
|
|
![]() |
![]() |
Nun di Bukit yang Jauh Berkumandang di Betlehem
MANADO-Pujian Nun di Bukit yang Jauh berkumandang saat berlangsung lomba Vokal Grup (VG) yang digelar Panitia Pas-kah 2006 Jemaat GMIM Betle-hem Maruasey, Malalayang II. Lomba Minggu (16/04) malam lalu, akhirnya menetapkan Ko-lom V sebagai juara pertama, diikuti kolom VII juara kedua.
Enam dari delapan kolom di Jemaat Betlehem yang mengi-kuti lomba VG dengan lagu wajib tersebut, sebelumnya sempat bersaing ketat. Hingga akhirnya juri memutuskan VG yang dia-waki Ny Pdt V Ume-Simbawa dan Pnt SA Kindangen dkk serta gitaris Nober, tampil sebagai peserta terbaik.
Akan halnya bintang vokalia diraih Exel Seilatu (kolom VI) dan Joshua Ume (kolom V), masing-masing sebagai juara I dan II. Se-mentara Priska Weken jawara bintang vokalia kriteria 9-12 tahun.
Suasana malam itu berlang-sung meriah yang dihadiri Ketua BPMJ Betlehem Pdt Ventje Mong-dong STh dan Ketua Panitia Ron-ny Maramis SH serta jemaat.
Dikatakan Maramis dan Sekre-taris Panitia, Agus Lontaan, per-lombaan ini termasuk rangkaian dari sejumlah kegiatan peraya-an Paskah. “Diharapkan kegiat-an ini dapat merangsang bakat dan talenta jemaat sebagai salah satu yang bernilai positif. Namun juga, ini adalah bentuk pujian dan penyembahan kepa-da Yesus Kristus yang telah me-nebus dosa manusia lewat kema-tiannya,” imbuh Maramis.(von)
Jeane Lanongbuka SH Aktifkan Peran LPM
DALAM rangka meningkatkan kesejah-teraan warga, peran Lembaga Pem-berdayaan Masyarakat (LPM) menjadi ujung tombak. Begitu juga yang disampaikan Jeane Lanongbuka SH.
Reporter dan presenter stasiun TV swasta terkemuka di Sulut ini mengatakan, LPM sangat mengetahui karakter dan kebutuhan desa/kelu-rahan masing-masing. “Un-tuk itu, peran LPM yang ju-ga mitra kerja pemerintah harus ditingkatkan,” ujar dara kelahiran Manado, 2 Januari 1981.(mon)
Hujan Satu Jam, Manado Tergenang
HUJAN deras yang menggu-yur Manado tadi malam, kembali membuat sejumlah wilayah ter-genang air. Di Kelurahan Rano-tana misalnya, akibat hujan yang turun sekitar tiga jam tersebut, genangan air sempat mencapai ketinggian 30 cm. Sebagian war-ga yang sebelumnya masih ‘pa-nas’ dengan musibah banjir wak-tu lalu, sempat terlihat cemas.
Tidak saja di Kelurahan Rano-tana, genangan air juga terlihat di daerah Winangun, dekat SPBU Winangun. Luberan air dari drainase yang tersumbat juga ikut menggenangi jalan raya. Pemandangan serupa juga terlihat di sejumlah kelurahan lainnya. Umumnya, genangan air disebabkan oleh buruknya sistem drainase.(imo)
Sampah Hiasi Jalan Utama
JALAN utama di Manado, ter-nyata tak luput dari serakan sam-pah. Padahal jalan utama seha-rusnya bersih dari sampah. Da-lam pantauan harian ini, Senin (17/04) kemarin, umumnya di empat jalan utama Kota Manado masing-masing Jalan 17 Agus-tus, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Piere Tendean Boulevard, Jalan Bethesda belum sepenuhnya memiliki tempat sampah.
Di Jalan Samrat misalnya, sam-pah kemasan masih berceceran sepanjang bangunan mulai dari Oriental hingga Matahari De-partment Store. Sementara itu di jalan bethesda banyak sampah dibuang di drainase yang ada di persimpangan jalan masuk Bethesda. Kondisi yang tak jauh berbeda juga terjadi di semua jalan Penghubung yang meliputi Jalan A Yanni, Jalan Toar, Jalan Wolter Monginsidi dan Jalan Siswa.(imo)
|
|