|
|
|
![]() |
![]() |
|
Soal APBD, Pemkot Dinilai Lecehkan Institusi Dewan
|
Pernyataan Sekkot Manado Ir GSV Lumentut MSi MM yang mengatakan bahwa revisi APBD Kota Manado telah selesai dan disetujui pimdekot, tanpa melalui pembahasan panitia anggaran (panggar) terlebih dahulu, dinilai Wakil Ketua Dewan Kota Manado, Drs JJ Damongilala MSi sebagai tindakan yang gegabah dan tidak pada tempatnya.
“Sikap sekkot yang mengata-kan bahwa APBD telah tuntas dibahas oleh pimdekot, tanpa ada pembahasan bersama dengan panitia anggaran meru-pakan sikap yang melecehkan institusi dewan. Sebab, dalam catatan yang disampaikan gu-bernur itu harus dilakukan pembahasan bersama. Dan jika hal ini diabaikan sama halnya sekkot tidak mengetahui hu-bungan dan mekanisme kerja,” ungkap Damongilala yang selama tujuh bulan ini telah sepakat untuk tidak membe-rikan statemen apapun. Namun karena hal ini dianggap prinsip dan perlu maka, dirinya menya-takan angkat suara.
Selanjutnya, Damongilala juga mengatakan agar sekkot mem-pertanggungjawabkan pernya-taannya. Sebab APBD minimal harus dibahas oleh pantia ang-garan. “Nda benar APBD telah selesai dan disetujui. Makanya hal ini harus dibicarakan kem-bali. Minimal sejumlah catatan perbaikan harus dibacakan dan dewan harus mengetahuinya. Sebab melalui catatan yang di-mintakan gubernur tersebut harus dibuat secara rinci dan jelas, khususnya yang me-nyangkut anggaran pengeluar-an antara lain seperti sum-bangan-sumbangan untuk olah raga maupun organisasi dan ormas-ormas. Itu semua harus diperjelas,” paparnya kembali seraya menambahkan bahwa kondisi ini merupakan usaha mempermainkan dewan.
Sementara itu, Sekkot Mana-do Ir GSV Lumentut MSi MM ke-tika dikonfirmasi menandaskan bahwa informasi itu disampai-kan atas pernyataan dari Asisten III Drs Servius Sendow, yang ke-tika dikonfirmasi mengatakan bahwa APBD telah selesai. “Jadi kalau ingin tahu kebenarannya silakan cek langsung pada asisten III,” kilah Lumentut.
Di sisi lain, Lumentut menam-bahkan bahwa pemkot dalam upaya penyelesaian APBD ini me-nyatakan tidak ada kaitannya dengan bagi-bagi upeti seperti isu yang berkembang selama ini.(eda)
|
|