|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Sembel: Asmaragate, Kini Kasmaran-gate
|
Perjalanan kasus dana Aspirasi Masyarakat (asmara) yang me-ngambang membuat pe-ngamat Paulus Sembel mengibaratkan asmara-gate sudah menjadi kasmaran-gate.
Disebut kasmaran-gate, jelas Sembel, Selasa (18/04), karena kasus tersebut sudah lama na-mun belum ada kejelasan siapa tersangkanya. Padahal sebagai-mana pemberitaan selama ini pihak Kejati Sulut sudah ada data realisasi dana asmara dalam AP-BD 2005 yang disalurkan ekse-kutif dan anggota dewan.
“Kalau kasusnya masih terus me-ngambang berarti bukan as-margate lagi namanya tapi kasma-ran-gate. Artinya bisa saja antara jaksa dan dewan serta pejabat eksekutif terlibat perselingkuhan agar kasusnya membeku,” tukas Sembel di ruangan Fraksi PDIP DPRD Sulut.
Gerah dengan pernyataan Sem-bel, tiba-tiba Ketua Fraksi PDIP DPRD Sulut, James Karinda SH langsung menengahi. “Saya pribadi kalau toh terkait asma-ragate, tak akan melakukan bargai-ning dengan jaksa. Termasuk di-mintakan pihak mana pun. Bagi saya silakan saja kasus ini diproses agar ada titik terang,” tangkis Karinda sambil berdiplo-masi, bahwa namanya Paulus Sembel kalau ribut pasti ada maunya. Dirinya paham kondisi yang ada hingga tak perlu terpro-vokasi dengan Sembel.
Anggota dewan lain seperti Ed-win Eman SE, Tonny Kaunang STh, Drs Edison Masengi, Drs Steven Kandow, Drs George Le-ngkong, menyatakan meski da-na asmara APBD 2005 semen-tara diusut tapi tetap memper-juangkan dana masyarakat itu ditata dalam APBD.(tru)
|
|