|
|
|
|
![]() |
![]() |
NAMA Debby Caroles tampaknya sudah tidak asing lagi bagi para pecinta olahraga Sulut, khususnya cabang atletik. Memulai karir sebagai atlet cabang atletik di kelas olahraga (sekarang PPLP), cewek asal Bunaken ini telah menyumbangkan sejumlah medali dan penghargaan bagi Bumi Nyiur Melambai.
Menjelang berakhirnya usia emas, Ebby, begitu nama cewek mungil ini kerap disapa, telah menyatukan tekad untuk mengabdi sebagai PNS di Propinsi Sulut. Rasa optimisnya untuk menjadi PNS semakin menjadi-jadi manakala ada informasi bahwa khusus atlet berprestasi Sulut akan ada kemudahan menjadi PNS pada program seleksi CPNS, baru-baru ini.
Sayang, harapan Ebby sirna ketika pemerintah propinsi mengatakan tidak ada program penerimaan PNS untuk atlet berprestasi. Kekecewaan tergambar diwajah Ebby karena keinginannya mengabdi tak terwujud. Ia pun akhirnya pamitan kepada Pengprop PASI Sulut untuk pindah daerah. Kebetulan, Propinsi Banten membutuhkan atlet dengan jaminan akan dipekerjakan.
Sekitar awal April, Ebby bertolak ke Banten. Di sana, ia mendapatkan rekomendasi dari salah satu pejabat untuk menjadi pegawai. Ia pun kembali ke Sulut untuk memohon restu dari seluruh petinggi PASI Sulut termasuk pelatihnya, Drs Albert Mangantar MSi. Saat tiba di Manado, rupanya ia mendapatkan tawaran baru untuk pindah ke Kaltim bersama Deysie Sumigar.
Kabarnya, tawaran itu membuatnya goyah. Kini, ia menghadapi dilema apakah akan tetap di Banten ataukah akan bergabung dengan Deysie. Peluang untuk mempertahankan medali emas PON terbuka lebar jika Ebby bergabung dengan Deysie. Rupanya, hingga kini belum ada keputusan kemana Ebby akan berlabuh, apakah di Banten ataukah Kaltim.
Keputusan Ebby untuk pindah daerah tampaknya sudah matang. Hal ini seperti diutarakan Sekum PASI Sulut, Ir Haefrey Sendoh, bahwa Ebby, menjadi atlet satu-satunya yang telah menginformasikan untuk pindah ke daerah lain. Keputusan Ebby tampaknya cukup realistis. Sebab jika tetap bertahan di Sulut, tentu Ebby hanya akan menjadi salah satu atlet yang bisa dikenang karena mampu membawa harum Bumi Nyiur Melambai di masa usia emas. (denny)
|
|