HOME : FOOTBALL

Berita Hukum dan Kriminal 

20 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Hukrim 


Jatuh dari Motor, Kepala Rommy Bocor 
MANADO - Sial dialami Rommy Kures (27) warga Buha, Malalayang. Rabu (19/04) pagi, korban tergelincir dari sepeda motor yang dikendarainya tepatnya di Jalan Garuda. Kejadian yang terjadi sekitar pukul 05.00 WITA itu mengakibatkan kepala belakang korban bocor, sedangkan tulang pada dahi kiri patah. Diduga korban saat mengendarai sepeda motornya dalam keadaan mabuk. Sedangkan menurut penuturan korban, luka pada kepalanya dikarenakan helm yang dipakainya terlepas sebelum terjatuh .(tr.1)

DItabrak, Abdul Gafur Patah Kaki  
MANADO - Korban yang belakangan diindentifikasi bernama Abdul Gafur (31) yang ternyata menderita tuna wicara, Rabu (19/04) terpaksa dilarikan ke RS Prof Kandouw. Pasalnya, korban ditabrak sebuah bus angkot jurusan Tompaso Baru, di ruas jalan Perkamil, sekitar pukul 09.00 WITA.
Korban sendiri mengalami patah tulang kaki kirinya akibat kejadian tersebut. Saat itu korban bermaksud akan mengantar koran disalah satu pelangannya. Tanpa diduga dari arah belakang, dia disambar sebuah bus. Akibatnya korban terjatuh. 
Pihak kepolisian yang kebetulan berada dilokasi langsung mengamankan korban ke RS Prof Kandouw. Sedangkan mobil dan sepeda motornya yang ringsek kini ditahan di Polsek Perkamil.(tr.1)

Mabuk, Tukang Ojek Ditikam 
MANADO - Sunguh apes dialami Risau Awing (36), warga Singkil I. Minggu (16/04), korban ditikam di siku tangan kanannya saat asyik berjalan di kampungnya sendiri di Kelurahan Singkil, sekitar pukul pukul 14.00 WITA. Korban sendiri tidak menduga bertemu dengan tersangka HL (20), juga warga setempat, yang saat itu telah mabuk berat. 
Saat bertemu inilah, sempat terjadi pertengakaran kecil, sehingga akhirnya tersangka mencabut badik pada pinggangnya dan langsung menikam lengan tangan kanan korban. Namun korban tidak gentar akibat tusukan pada tangannya, dengan sisa kemampuannya akhirnya korban dapat meloloskan diri. Diduga korban dikeroyok oleh beberapa teman pelaku saat melihat pelaku saling baku hantam. 
Korban saat itu langsung dilarikan ke RS Siti Mariam, dan selanjutnya akibat kepala korban terdapat memar dan bengkak serta luka tusukan pada tangan, akhirnya korban dirujuk ke RS Prof Kandouw.(tr.1) 

Gedung Polsek Sario Dinilai Belum Representatif  
Gedung kantor Polsek Sario yang terletak di Jalan Pemuda No 72, dinilai belum memadai.Hasil pantauan koran ini menunjukkan bahwa, masih banyak yang harus di benahi pada bangunan tersebut. Ketika dimintai tanggapannya, Kapolsek Sario Iptu Djemmy Lalujan tidak membantah akan hal tersebut. Dijelaskan, kantor yang ditempatinya masih menggunakan bangunan yang lama dan masih belum reprensetatif. “Masih ada yang harus dibenahi, yakni ruang Reskrim dan juga ruang tahanan”, jelasnya.
Ketika disinggung mengenai fasilitas yang lain, yakni alat komunikasi atau armada, Kapolsek mengatakan kalau fasilitas penunjang lainnya sudah memadai.
Tetapi hal ini tidak membuat kinerja dari jajaran Polsek Sario tidak maksimal. “Walaupun kami masih memakai gedung lama, tetapi efiensi kerja tetap dimaksimalkan”, papar Lalujan. 
Melihat hal itu, Kapolsek berharap agar suatu waktu nanti jajarannya bisa memiliki bangunan yang lebih representatif.(tr2)

Korban Tabrakan Mandidir Akhirnya Tewas  
Tabrakan yang terjadi di depan pompa bensin Mandidir, Bitung, Minggu (16/04) dini hari, Mantol Ruung (26), akhirnya meninggal dunia di RS Prof Kandou sekitar pukul 20.00 WITA. Diduga korban meningal akibat luka pada kepala belakang akibat benturan yang keras. 
Seperti diketahui sebelumnya korban yang adalah karyawan pada perusahan pembuat es balok, yang terletak di belakang SPBU Mandidir Bitung, sekitar pukul 02.00 WITA, bermaksud mencari makanan. Saat itu korban selesai makan, dan bermaksud pulang, tiba-tiba dari arah belakang, muncul kendaraan mikro dengan kecepatan tinggi. Krban pun ditabrak dari arah samping kiri tubuhnya. 
Korban sendiri sempat dilarikan ke RS Budi Mulia Bitung, namun karena kondisi tidak memungkinkan korban dirujuk ke RS Prof Kandouw. Namun, korban yang mempunyai seorang istri dan seorang anaknya yang masih berumur 6 bulan, tidak dapat tertolong lagi.(tr.1)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin