HOME : FOOTBALL

Berita Kota Manado dan Sekitarnya 

20 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Lintas Berita Kota


Uji Publik SLT Dinilai Potensial Masalah 
Uji publik yang dilakukan Badan Pusat Statistik (BPS) Manado dalam upaya pengucuran dana Subsidi Langsung Tunai (SLT), dinilai Ketua Komisi D Dekot Manado Amir Liputo bakal memunculkan persoalan terutama meresahkan masyarakat yang nama dan datanya dinyatakan berhak menerimanya. Pasalnya, jumlah yang ditetapkan BPS dan kelurahan terdapat perbedaan yang mencolok. 
“Pihak kelurahan yang sebelumnya telah menyampaikan jumlah data penerima SLT pada BPS, dan telah mengumumkan pada warga yang layak menerima akan kesulitan memberikan keterangan, sebab hal ini akan dikomplain,” ungkap Liputo.Lebih lanjut dikatakannya, bahwa munculnya persoalan ini perlu diklarifikasi oleh oleh BPS agar tidak meresahkan masyarakat. 
Ditambahkannya, untuk menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka SLT sebaiknya jangan dikucurkan terlebih dahulu sampai semua keadaan dapat diatasi dan tentunya didukung oleh data-data yang bebar. “Dari data uji publik, terdapat 17 ribu lebih nama. Sedangkan riilnya hanya 15 ribuan. Nah, selisih dari data ini yang pasti akan mempertanyakannya,” ujarnya menambahkan.(eda)
 
TKB Jadi Lokasi Cuci Mobil
LOKASI Taman Kesatuan Bangsa (TKB) pusat kota yang sebenarnya menjadi kawasan percontohan keindahan dan kebersihan kota, berubah fungsi menjadi tempat mencuci kendaraan sekaligus terminal bayangan taksi gelap. Meski sudah berlangsung lama, namun hingga ini pihak Dishub Manado tak mampu mengatasi persoalan ini. 
Tak hanya itu, kawasan ini juga tak lepas dari masalah sampah. Di mana, banyak sampah kemasan yang berserakan dan dibuang di saluran-saluran air. Juga kurangnya pohon penghijauan ditambah kondisi taman yang tidak terawat.(imo)

Hujan Sesaat, Sampah ‘Mengepung’
HUJAN sesaat, Selasa (18/04), ternyata tidak hanya menimbulkan masalah banjir. Masalah lain yang muncul adalah berserakannya sampah-sampah di permukaan-permukaan jalan. Umumnya, sampah-sampah tersebut adalah sampah kemasan berupa botol air mineral, kantong-kantong plastik dan sejumlah kain-kain berkas. Bahkan ada sejumlah bahan material bangunan juga berserakan ke jalan. Seperti yang terjadi di jalan Boulevard, di jalan Mahakeret, Jalan Perkamil dan sejumlah jalan lainnya. 
Menurut sejumlah warga, sampah-sampah yang berserakan di jalan tersebut berasal dari selokan air yang berada di sekitar jalan. Sampah-sampah tersebut umumnya sudah berlangsung dalam waktu yang lama dan tidak diangkut oleh instansi terkait.(imo)

Saluran Air di Pasar-Terminal Tak Berfungsi
SEBAGAI sebuah fasilitas publik, pasar dan terminal seharusnya mendapat perhatian serius dari pemerintah kota Manado terlebih khusus instansi-instansi yang terkait. Namun hal ini tidak sepenuhnya dijumpai di Pasar Pinasungkulan dan Terminal Karombasan serta Pasar Orde Baru dan Terminal Paal II. 
Dalam pantauan harian ini, Selasa (18/04) kemarin kondisi Pasar dan Terminal tersebut sangat memprihatinkan. Selain sampah-sampah yang berserakan juga tidak berfungsinya saluran-saluran air di kedua lokasi tersebut. Umumnya, saluran-saluran air ini sudah dipenuhi sampah dan berbau busuk. (imo)

Buruh Sampah Tak Disiapkan Masker
MESKIPUN berpotensi menggangu kesehatannya, namun umumnya para buruh sampah tidak memiliki sejumlah peralatan kerja alias seragam lengkap. Bahkan, dalam pantauan harian ini masker yang sangat penting untuk kesehatan tubuh para buruh sampah ternyata juga tidak dimiliki. 
Ironisnya, instansi terkait seperti Badan Pengelolah Kebersihan ketika dikonfirmasi mengaku tidak menyediakan bantuan peralatan berupa masker untuk para buruh sampah. “Memang belum ada masker for dorang. Mar kita kira dorang kwa nda butuh itu masker,” ujar Kepala Bagian Pengangkutan Sampah Drs Frans Bolang. (imo) 

Semarak, Paskah Nafiri Malalayang 
Paskah GMIM Nafiri Malalayang yang puncaknya digelar Minggu (16/04), berlangsung semarak. Dikatakan James Sumendap SH dan Octavianus Adil selaku ketua dan sekretaris panitia, Rabu (19/04) kemarin, pihaknya sangat bersyukur semua acara yang diagendakan berjalan lancar, sukses dan hikmat.
Adapun acara yang digelar antaranya lomba lampu lampion, sepakbola plastik antar kolom, cerdas cermat alkitab (CCA), mencari telur Paskah dan pawai. “Usai pawai yang digelar subuh, dilanjutkan dengan ibadah syukur di perkampungan Kolom 3 tepatnya di kompleks lorong perumahan PDK yang dipimpin oleh ibu Pdt Ny Untu Lego STh,” tambah Sumendap. 
Anggota DPRD Sulut dari PDIP ini menambahkan, meskipun acara sudah selesai digelar semuanya tapi panitia masih berkewajiban untuk memberikan laporan pertanggungjawaban yang nantinya akan dilihat apakah dalam ibadah jemaat atau di ibadah tamasya sekaligus pembubaran panitia.(tru) 

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin