|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Dewan minta aparat bertindak
BBM Diduga Diselundupkan ke Filipina
|
Penyaluran Bahan Bakar Minyak (BBM) di Kabupaten Sangihe, belakangan dipersoalkan. Pasalnya, ditengarai masih ada BBM terutama bensin dan solar yang disediakan untuk memenuhi kebutuhan lokal, diduga diselundupkan ke Filipina lewat beberapa Pulau di Nusa Tabukan dan di bagian Selatan Sangihe besar.
Hal ini dikemukakan lang-sung anggota dewan dari fraksi PDI-P Seunal Thungari kepada sejumlah wartawawan, Rabu (19/04) kemarin.Thungari me-ngatakan bahwa kebiasan untuk memperjual belikan BBM keluar perbatasan, juga menjadi penyebab berku-rangnya stok di daerah ini. “So dikurangi, masih juga ada ya-ng di cecerkan keluar secara liar,” ujarnya. Dia pun menya-rankan agar pengawasan distribusi BBM terutama bagi pembeli yang menggunakan gelon harus diinventarisir se-cara teliti. Karena bisa saja, alasan untuk pajeko, tapi jus-tru di bawah ke Philpina untuk mendapatkan provit lebih besar.
Dikatakan bahwa mengan-tisipasi ketersediaan BBM yang harus selalu cukup untuk ke-butuhan lokal, memang harus komprehensif, dan semua un-sur dapat bersinergi, menga-mankan distribusi terutama pihak aparat yang diharapkan tanpa pandang bulu menindak tegas oknum yang coba-coba membawa BBM keluar dari perbatasan. Demikian pula distribusi MT, lanjutnya, harus ada pengawasan terhadap pa-ngkalan yang kini lebih con-dong menjual harga diatas HET. “Itu sebabnya saya sa-ngat setuju kalau ada pang-kalan yang kedapatan menjual diatas harga HET konseku-ensinya langsung saja dicoret. Demikian pula terhadap agen pun harus diberlakukan demi-kian jika ditemukan ‘bermain’ BBM,” pungkasnya.(med)
|
|