|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Hearing ditunda ketiga kalinya
Onibala Dinilai Abaikan Legislatif
|
Pelaksanaan hearing sehubungan adanya laporan penyimpangan dalam penerimaan CPNS Minsel dan masalah kepegawaian lainnya yang dijadwalkan Rabu (19/04) kemarin, kembali mengalami penundaan. Pasalnya, eksekutif Minsel yang diundang hadir tak satupun yang menampakkan batang hidungnya.
Begitu juga dengan Kepala BKD Minsel yang merupakan ‘target’ utama dewan, tak nampak di kantor DPRD Minsel. Akhirnya dewan langsung menggelar rapat fraksi-fraksi di ruang rapat paripurna dan membicarakan mengenai ketidakhadiran eksekutif. “Eksekutif lebih khususnya Kepala BKD Minsel Drs Meiki Onibala telah melecehkan institusi dewan. Ini sudah ketiga kalinya Onibala melakukan pelecehan. Untuk itu saya minta teman-teman dewan untuk mengambil sikap tegas terhadap jabatan Onibala. Kalau bisa kita buat rekomendasi ke bupati untuk menggantikan jabatan Onibala sebagai Kepala BKD Minsel. Jadi jangan hanya karena Onibala, citra Pemkab Minsel akan dipandang buruk,” tukas personil Fraksi PDIP Boy Tumiwa BSc.
Sementara itu, personil Fraksi PDIP lainnya seperti Jeferson Runtuwene, Rommy Pondaag SH MH, Ketua Fraksi PDS Harvey Tewal SH dan anggota Johanes Jangin SE, personil Fraksi Partai Golkar masing-masing Andris Manopo, Ventje Golung, Ventje Ohi mengatakan sependapat dengan pernyataan Tumiwa tersebut.
Akhirnya, dalam rapat yang hanya dihadiri tiga Fraksi yakni F-PG, F-PDIP dan F-PDS diputuskan akan melayangkan surat kembali ekskutif dalam hal ini Sekdakab Minsel sebagai ketua panitia penjaringan CPNS Minsel Drs Budi Tujuwale, dan Kepala BKD Minsel yang juga sebagai sekretaris panitia penjaringan CPNS Minsel Drs Meiki Onibala. Dijadwalkan Jumat (21/04) pekan ini, hearing akan dilaksanakan.
Menariknya, Fraksi Mapalus dibawah komando Simon Ottay walk out dalam rapat ini. Baik Simon Ottay maupun anggotanya J Kojoh tak mau berpolemik soal pelaksanaan hearing ini. Namun anggota Fraksi Mapalus lainnya yakni Hendra Pelle mengatakan mendukung pernyataan Tumiwa, akan tetapi dirinya menolak memberikan pernyataan atas nama Fraksi Mapalus tetapi atas nama anggota dewan.
Usai rapat, kepada Komentar, Johanes Jangin SE mengatakan bahwa jika pada hearing nanti, terungkap ada penyimpangan yang terjadi dalam proses penerimaan CPNS Minsel yang dilakukan oleh pihak BKD Minsel, Onibala harus menepati janjinya yakni siap mundur dari jabatan atas kehendak sendiri. “Onibala disetiap kesempatan selalu mengatakan bahwa kalau kinerjanya menyalahi aturan, dirinya siap mundur dari jabatan. Jadi kalau nantinya terungkap BKD Minsel melakukan penyimpangan, berarti sebelum ‘diperintahkan’ bupati, Onibala langsung mundur,” tutur Jangin.
Sebelumnya Onibala saat dikonfirmasi menilai bahwa soal hearing tak selamanya harus dihadirinya. Sebab menurutnya bila ia berhalangan masih ada Bupati ataupun Sekdakab dapat tampil mewakili eksekutif. Onibala sendiri diketahui saat ini sedang mengikuti Diklat di Jakarta.(jok)
|
|