|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Jemput SMS aduan CPNS
Banwas Telusuri Honda Dadakan
|
Setelah tim Polda menjemput langsung SMS yang masuk ke line yang dibuka pemprop, langkah serupa juga diikuti Badan Pe-ngawas (Banwas) Sulut. Seba-gaimana terpantau Rabu (19/04), Kabanwas Drs Robbie Mamuaja mendatangi Humas pemprop untuk mengambil data SMS yang masuk.
“Kami akan terus menelusuri pengaduan masyarakat menge-nai masuknya honda dadakan,” ujar Mamuaja didampingi jubir pemprop Dra Aneke Rondonuwu.
Untuk itu Mamuaja menghimbau agar informasi yang diberikan ma-syarakat ke pemprop langsung menyebutkan nama. “Kalau hanya informasi umum saja, bagaimana bisa dilacak. Jadi harus disertakan nama jelas hingga kami bisa lang-sung memeriksa berkas yang ber-sangkutan,” jelas mantan Kadis-hub ini.
Temuan sejauh ini, lanjutnya an-tara lain manipulasi umum dan ma-sa kerja serta penggantian nama. “Misalnya saja ada yang terdaftar dengan masa kerja 17 tahun. Tapi bila disesuaikan dengan dengan umur, maka yang bersangkutan sudah menjadi sejak usia 12 ta-hun,” ujarnya mencontohkan.
Langkah ini menurut Rondonuwu sesuai petunjuk gubernur untuk se-gera menangani hal ini. “Jadi me-nyusul pihak Polda, hari ini (ke-marin, red) SMS yang masuk juga sudah diserahkan ke Banwas,” ujar Rondonuwu.
Hanya saja, kembali diingatkan Rondonuwu, SMS yang akan ditindak lanjuti hanyalah yang disertai identitas jelas. Masyara-kat diminta bersabar, sebab pe-ngusutan aduan yang masuk su-dah dilakukan, baik oleh tim Pol-da maupun pemprop. “Kita juga akan berkoordinasi dengan Pol-da mengenai hasil penyelidikan mereka,” imbuh Rondonuwu.
Tim pemprop sendiri akan menemui Menpan dan BKN hari in terkait sejumlah persoalan CPNS.(vic)
|
|