HOME : FOOTBALL

Berita Panggung Politik

20 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Salah Naik
Oleh: Landy Wowor


SUATU malam, seorang lelaki yang sedang mabuk, tiba-tiba menyetop sebuah bus kota. Dengan langkah gontai, dia pun naik, meski terlihat begitu sulit, seolah badannya jadi begitu berat. Di dalam bus, dia langsung duduk, persis di sebelah perempuan yang sudah berumur. Pandangan matanya sayu, namun coba dibuat tetap terkesan galak.
Sementara itu, si nenek memandangi si pemabuk dengan tatapan tajam, dari ujung rambut sampai ujung kaki, sambil berkata: “Kamu tahu nggak, kamu ini sedang menuju ke neraka!”
Si lelaki yang mabuk itu melompat kaget seraya berkata, "Stopppp…! Kiriiii..! Aku salah naik bus!" Si nenek tersenyum, begitu juga penumpang lain. 
Memang, tidak ada aturan formal maupun normatif yang melarang orang untuk menenggak minuman keras. Pabrik yang memproduksinya (termasuk yang tradisional) pun bebas untuk memproduksi seberapa pun kemampuannya. Tapi, menenggak tanpa aturan bukan saja merusak kesehatan, tapi juga bisa mempermalukan diri sendiri. 
Dan jangan lupa, ada kalanya, seseorang bisa mabuk dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk mabuk jabatan, kedudukan dan kekuasaan. Segala cara pun bisa ditempuh untuk merengkuhnya hingga kadang kala yang terjadi kemudian justru bisa mempermalukan diri sendiri. Bukankah begitu? (*) 

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin