HOME : FOOTBALL

Headlines News  

21 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Ditemukan kakek 89 tahun di pelepah bambu
Sketsa Mirip Yesus Hebohkan Kawangkoan 


Warga Kawangkoan, Kabupa-ten Minahasa, dihebohkan adanya penemuan sketsa mi-rip Tuhan Yesus pada sebuah pelepah bambu. Sketsa ini awalnya ditemukan di per-kebunan oleh Jongbref Tum-belaka, kakek berusia 89 ta-hun asal Desa Sendangan. 
Buntutnya, rumah Opa Tum-belaka di Sendangan Lingku-ngan IV, Kamis (20/04) kema-rin, terlihat dipenuhi warga yang ingin melihat dari dekat sketsa yang telah dibungkus bingkai tersebut. 
Dari informasi yang diperoleh koran ini dan diperkuat pernya-taan Opa Tumbelaka, pelepah bambu atau pembungkus ba-tang bambu (Minahasa Tou-temboan disebut Te’taapa, red) yang bertuliskan sketsa mirip Yesus itu, ditemukan tanpa se-ngaja di kebun kakek Tum-belaka, 24 April lalu. 
Waktu itu, seperti biasanya Opa Tumbelaka yang memiliki lima anak ini, mendatangi dan membersihkan kebun dengan membakar sejumlah sampah termasuk sebuah sisa batang pohon bulu/bambu. 
Namun betapa terkejutnya Opa Tumbelaka, karena di se-buah pelepah bambu ada gam-bar mirip Tuhan Yesus. Aneh-nya, pelepah itu tidak terbakar bersama sampah lainnya yang dibakar Opa Tumbelaka. 
Opa yang baru saja meraya-kan HUT ke-89 pada 29 Maret lalu itu kemudian membawa pulang pelepah bergambar ter-sebut ke rumahnya, dan diper-lihatkan kepada anak-anaknya dan keluarga lainnya. Salah seorang anak Opa Tumbelaka kemudian membuatkan bing-kai ta’taapa tersebut dan me-majang di rumah mereka. 
Nah, dari situlah kabar ini ter-siar dari mulut ke mulut. Warga Kawangkoan pun gempar. Se-hingga ratusan warga sejak ke-marin, berbondong-bondong datang ke rumah Opa Tumbe-laka (Rumah Keluarga Tumbe-laka Pola), untuk melihat lang-sung sketsa dalam pelepah bambu tersebut. 
Opa Tumbelaka sendiri kepada Komentar kemarin (20/04) mengatakan, sebelum mem-bakar sampah di kebunnya saat itu, dirinya tidak peduli dengan pembungkus pohon bambu itu. Sehingga pelepah itu ikut dibakar. Tapi dia ter-kejut karena di saat api padam, pelepah bambu itu tidak ter-bakar. Anehnya lagi, di saat dirinya melihat dan mengambil te’taapa itu, di baliknya ada se-buah sketsa mirip Tuhan Yesus. 
“Saya sudah bakar-bakar, tapi tidak bisa terbakar daun bam-bu te’taapa itu. Setelah saya lihat baik-baik, ada gambar Tu-han Yesus di dalamnya. Mung-kin ini pertanda. Sebab itu saya langsung bawa dan simpan di rumah,” ujar kakek yang dike-nal mantan Kumtua Sendangan tahun 1950 sampai 1966 dan mantan penatua selama 32 ta-hun. 
Dijelaskannya juga, awalnya pelepah itu hanya ingin dikolek-sinya sendiri dan keluarganya, namun warga terlanjur tahu ka-rena seorang putrinya mem-buatkan sebuah bingkai pele-pah itu di pasar. Ketika banyak warga datang ingin melihat, pelepah yang sudah berbingkai itu dipajang di luar rumah agar bisa ditonton warga yang pena-saran dengan temuan yang dini-lainnya penuh hikmah terse-but. “Sebelum kita temukan lalu, memang kita ada mimpi yang aneh. Jadi ini mungkin suatu pertanda, apakah terha-dap kita atau kepada keluarga dan warga Kawangkoan. Mung-kin Tuhan somo pangge pa kita, karna kita so cukup tua,” ungkap Opa Tumbelaka yang masih suka bergurau ini.(pen)



  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin