|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Wabup Persilahkan Polda
Usut Pejabat Terlibat Honda Gate
|
Ketakutan sejumlah panitia dan pejabat teras Pemkab Mina-hasa, seputar pemberian SK tenaga Honda (Honorer Daerah) siluman, semakin menjadi-jadi. Pasalnya, Wakil Bupati Rull Ku-ron secara terang-terangan mempersilahkan tim penyidik Polda Sulut untuk menelusuri persoalan ini.
Wabup Kuron kepada sejum-lah wartawan, Kamis (20/04) ke-marin menyatakan, dirinya me-mang sudah didatangi oleh tim penyidik Polda Sulut untuk me-minta izin agar sejumlah dinas/instansi, khususnya Badan Ke-pegawaian Daerah (BKD) bisa diperiksa soal kasus tenaga honda.
Menurut Kuron, sebagai tim pe-ngawasan aparat pemerintahan dan pembangunan di Minahasa, maka dirinya sangat senang dengan kehadiran tim penyidik Polda Sulut, untuk bisa meng-ungkap Honda-gate di Minahasa. “Dorang tim Polda, sebelum bertu-gas memang sudah melapor mo periksa se-jumlah dinas/instansi. Jadi, karena ini untuk kebenaran semua, maka kita persilahkan mengusut kasus Hon-da yang dicurigai,” kata Kuron didampingi Ka-bag Humas Glady Kawatu SH MSi dan Novia Tairas MSi.
Dijelaskan Kuron, laporan warga khususnya para pelamar CPNS di Minahasa yang tak lolos lalu, memang cukup membuat malu, apalagi dengan lolosnya tenaga honda aspal (asli tapi palsu) yang merugikan pelamar honda sungguhan lainnya. “Memang lalu, kita so ingatkan agar pe-jabat jangan sembara-ngan keluarkan SK Honda. Karna so jadi bagini, tentu mereka harus siap menerima resiko diperiksa bah-kan di proses hukum,” tegas Kuron seraya mengaku dirinya juga sempat dirayu pelamar CPNS untuk dibuatkan SK Honda fiktif.
Dari pemantauan Komentar kemarin, adanya izin Wabup Kuron ini membuat sejumlah tim penyidik Polda terus melakukan tugas penyelidikan baik itu di kantor bupati maupun di sejumlah dinas/instansi yang mengeluarkan SK honda.(pen)
|
|