HOME : FOOTBALL

Berita Minahasa Induk -Minut 

21 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Secara fisik pembangunannya tak alami perubahan
Tambahan 3 M Gabungan Kantor Dinas Dipertanyakan

 
Anggaran Rp 3 miliar yang merupakan anggaran tambahan pada proyek pembangunan Kantor Gabungan Dinas (Gabdin) dan badan Pemkab Minut, ditengarai merupakan sebuah proyek fiktif. 
Indikasinya sebagaimana diungkapkan Ketua GMKI Airmadidi, Fernando Waleleng, pembangunan kantor gabungan ini awalnya telah ditetapkan dalam APBD tahun 2005 sebesar Rp 4.26.247.000, bahkan pembangunannya sudah sempat dikerjakan PT Marga Cipta Guna yang pada saat itu pembangunannya masih di belakang kantor bupati sementara di Airmadidi, yang tiba-tiba pada pertengahan tahun 2005, anggaran pembangunannya sudah menjadi Rp 7 miliar sebab telah terjadi penambahan anggaran sebesar Rp 3 miliar, yang disosialisasikan sebagai anggaran lanjutan untuk kantor gabungan. 
Ketambahan anggaran Rp 3 miliar ini dipandang sebuah proyek fiktif, sebab volume dan format pembangunan sama seperti pembangunan kantor gabungan konsep awal. Menurut Nando, panggilan Ketua GMKI Airmdidi ini, indikasi lain bahwa proyek ini sarat bermasalah, nampak dalam kalender kerja, dimana sesuai jadwal yang ditetapkan seharusnya proyek ini sudah rampung tahun 2005 lalu (sekitar 150 hari kalender) sejak proyek ini dimulai. Namun kenyataannya hingga saat ini kantor gabungan ini tidak kunjung diselesaikan. 
Indikator lainnya, penambahan anggaran ini ternyata tidak seluruhnya di alokasikan ke pembangunan kantor lanjutan yang dikerjakan oleh PT Marga Cipta Guna, tetapi dialihkan ke pembangunan kantor kelurahan dan kantor camat Kalawat.
Namun Asisten II Pemkab Minut, Ir Welly Kumentas melalui Kabag Pembangunan Drs Herman Kosakoy saat dikonfirmasi, membantah hal ini. Ia menjelaskan total anggaran anggaran keseluruhan memang berjumlah Rp 7 milyar lebih, dimana Rp 4 milyar lebih ini bersumber dari DAK dan Rp 3 Miliar bersumber dari dana Ad Hok II. Meski begitu Kosakoy tidak dapat memungkiri bahwa Rp 3 miliar lebih ini merupakan anggaran tambahan.(ran) 


 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin