|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Buyer Singapura Jamin Market Manggis Sulut
|
Potensi buah manggis yang dimiliki Sulut, menarik mi-nat market di luar negeri. Kualitas manggis di daerah ini dinilai memiliki kelebihan dibanding negara lainnya, seperti halnya di Thailand karena lebih nature dan enak. Tak heran jika buyer asal Singapura, Shawal Ibra-him datang khusus ke Ma-nado guna melirik potensi buah Sulut ini.
‘’Sulut sangat kaya, salah satunya potensi buah ma-nggis. Jika dikembangkan secara massal, prospeknya cerah. Saya sendiri sebagai buyer menjamin market-nya,’’ kata Shawal ketika di-wawancarai Komentar, Rabu (19/04). Pendapat Shawal diamini pakar tanaman Manggis asal Subang, Pa-trika.
‘’Sulut sangat berpotensi, tinggal diolah saja secara baik. Saya sudah survey, po-hon manggis di daerah ini ada yang usianya 100-an ta-hun. Jika dirawat, produk-sinya sangat besar,’’ ungkap Patrika.
Sementara itu, mitra buyer Singapura di Manado, yakni Presdir PT Azravi, Sofjan Ma-ssie menambahkan, potensi manggis di Sulut perlu dilirik oleh pemerintah propinsi atau kabupaten/kota seba-gai salah satu income.
Disarankanya, jika me-mang dijadikan salah satu komoditi ekspor Sulut, perlu dilakukan penanaman mas-sal. Dan hasilnya, sudah bisa dirasakan lima tahun mendatang. “Manggis ini juga usia pohonnya sangat panjang, sampai ratusan tahun. Menariknya, market buah ini di luar negeri tidak terbatas. Untuk Cina saja, Indonesia tidak sanggup me-nyuplai permintaan yang ada.’’
Shawal Ibra-him menam-bahkan, market di Ci-na untuk sa-at ini baru sebatas di satu propinsi saja, sudah begitu banyak permintaannya. Lalu kenapa manggis begitu diminati Cina? ‘’Pertama dari aspek ke-sehatan, manggis me-rupakan buah yang memiliki anti oksi-dan tinggi. Hal lain-nya, manggis meru-pakan buah yang dipercaya sebagai simbol prestise dan kerap dijadikan hadiah di sana, ser-ta tentunya rasanya yang enak.’’ (rol/*)
|
|