|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Gunung Soputan mulai tunjukkan aktivitas
Petani Langowan Resah Bakal Gagal Panen
|
Setelah gunung Karangetang menjadi ancaman bagi warga yang ada di Kepulauan Siau, kembali ancaman serupa bakal menimpa warga yang ada di Wilayah Kabupaten Minahasa, khususnya di sekitar Kota Langowan.
Pasalnya, meski Gunung Sopu-tan yang diketahui terletak di Minahasa Selatan (Minsel) ini, namun tingkat anacaman ter-tinggi justru ada di tiga keca-matan di Langowan.
Dari informasi dan pemantau-an Komentar, selang sepekan ini kepulan asap hitam mulai keluar dari mulut Gunung So-putan. Tak heran, sejumlah pe-tani yang bercocok tanam di kaki gunung, sudah mulai kha-watir dan resah akibat bakal gagal panen pada lahan perta-nian mereka.
Seperti yang diungkapkan Sel-vie Manampiring, warga Am-preng Kecamatan Langowan Barat. Menurutnya, sudah se-minggu ini Gunung Soputan mengeluarkan asap. Sebagai warga petani, pihaknya merasa khawatir apabila Soputan me-letus karena pasti banyak tana-man seperti jagung, tomat, ba-wang merah dan tanaman lain-nya, akan mati.
Menurut Manampiring, dari pengalaman lalu, akibat mele-tusnya Gunung Soputan ba-nyak petani di Kawasan Kele-londey Kecamatan Langowan Barat yang gagal panen akibat terkena pasir dan lahar yang keluar dari gunung tersebut.
Dan hal ini sangat merugikan petani, apalagi tidak pernah ada perhatian serta ganti rugi yang diberikan pemerintah.
Belajar dari pengalaman ini, maka menurutnya, bila Gunung Soputan meletus, dampaknya pasti membuat banyak petani di Desa Ampreng, Tumaratas dan Raringis gagal panen.
Sekretaris Kecamatan (Sekcam) Langowan Barat, Drs Denny Wa-woruntu kepada sejumlah warta-wan membenarkan mulai adanya aktifitas dari Gunung Soputan tersebut. Meski demikian, kondisi dari Gunung Soputan masih da-lam taraf aman. Hanya ada ke-pulan asap kecil yang keluar dari mulut gunung dan belum mem-bahayakan warga khususnya petani. “Pokoknya, perkembang-an Gunung Soputan nanti akan kami laporkan secepatnya ke Pemkab Minahasa, ini demi mencegah hal-hal yang tak di-inginkan,” jelas Waworuntu.(pen)
|
|