|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Pendemo Anti RUU APP Sulut ‘Goyang’ Jakarta
|
Pendemo anti RUU APP (Aksi Pornografi dan Pornoaksi) di DPRD dan Kantor Gubernur Sulut, bakal melanjutkan aksi unjukrasa di Ibukota Jakarta. Pasalnya, seusai menggelar demo di Manado, langsung ter-bentuk delegasi yang kini telah berada di Jakarta.
Delegasi ini terdiri dari Mieke Nangka SH (anggota DPRD Sulut), Novita Umboh SH (KNPI Sulut), Fanly Solang (GMNI Manado), Wehelmina Rumawas (KNPI Manado) Viktor (KSBSI) dan Astrid Simboh (artis). “Kami sudah sampai di Jakarta. Besok (hari ini, red) bertepatan de-ngan Hari Kartini, kami akan dilakukan pawai budaya untuk menolak pemberlakukan UU APP. Pada aksi nantinya dele-gasi Sulut akan gunakan pakai-an adat Minahasa,” ujar Wakil Sekretaris KNPI Sulut, Novita Umboh SH via ponsel, kemarin.
Pendemo asal Sulut, katanya, akan menggunakan pakaian adat, untuk menunjukkan ke-pada pemerintah pusat me-ngenai keanekaragaman ke-budayaan Indonesia, di dalam-nya cara berpakaian yang su-dah dari nenek moyang ada yang terbuka dada maupun perut, bahkan hampir semua bagian tubuh terlihat dengan jelas.
“Aksi ini digelar secara nasio-nal dimulai di bundaran Hotel Indonesia dan selanjutnya akan dilakukan pawai. Akan ditunjuk-kan bahwa negara tak bisa me-ngatur hak pribadi cara berpa-kaian seseorang,” jelas Wakil Sekretaris DPD PDIP Sulut ini.
Lebih lanjut dikatakannya, kalau Wakil Ketua DPRD Sulut Rosye Roeroe SSos dan anggota dewan serta Pemprop Sulut se-rius dengan ucapan mereka mendukung aksi penolakan UU APP, maka Senin (24/04) nanti, harus ada delegasi dari eksekutif dan dewan yang nan-tinya di-back up lapisan ma-syarakat untuk menemui pe-merintah pusat.
“Kami akan menunggu keda-tangan delegasi pemerintah Sulut. Dan kemungkinan akan ada komponen lain akan me-nyusul ke Jakarta untuk me-ngawal sikap eksekutif dan dewan,” tambah Umboh.(tru)
|
|