|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Kerjanya
meminta dukungan Komdes
Awas, Ada ‘Pembangkang’ di DPD PG
Bolmong!
|
Ini sangat kontroversial. Ketika para petinggi DPD II PG Bolmong tengah disibukkan dengan agenda pilkada, sekaligus bagaimana memenangkannya demi menyelamat-kan muka partai berlambang Beringin di Sulut, disinyalir ada beberapa oknum pengurus PG Bolmong yang justru menjadi ‘pembangkang’.
Data investigasi yang diper-oleh koran ini menyebutkan ka-lau oknum-oknum ini ditenga-rai sengaja melakukan manu-ver-manuver tertentu guna mengacaukan hasil kerja keras Tim Pilkada PG yang telah me-ngorbitkan lima nama ke pu-sat. Modusnya begini, mereka mengaku sebagai pengurus DPD II PG Bolmong pada saat turun ke desa mau pun kelura-han, lalu meminta tanda ta-ngan setiap Ketua Komcab PG agar mendukung salah satu fi-gur yang notabene tidak ter-masuk dalam lima nama ter-baik yang telah diserahkan Tim Pilkada ke DPP PG.
Tentu saja yang sakit kepala atas modus tersebut adalah Ke-tua Tim Pilkada PG Bolmong, Herson Mayulu. “Isu itu ada be-narnya sebab kami juga telah mengidentifikasi siapa saja oknum-oknum tersebut. Mere-ka sebagian adalah mantan pe-ngurus PG baik di tingkat ke-camatan atau kabupaten. Dan kami menyebut mereka pengu-rus PG yang membangkang. Ada pun komdes-komdes PG yang telah mereka datangi antara lain di wilayah Kotamo-bagu, Lolayan, Bolang Uki dan beberapa wilayah di Pantura,” aku Herson.
Demi menggapai sebuah kemenangan di pilkada nanti, Herson yang juga Wakil Ketua II DPD 2 PG Bolmong meng-imbau kepada semua kader PG daerah agar tidak terpro-vokasi, sebab diduga kuat aksi oknum-oknum tersebut ha-nya bertujuan untuk meme-cah belah persatuan dari kader PG sendiri. Yang bisa saja telah ditunggangi oleh kepentingan-kepentingan politik lain, demi menggagal-kan target yang telah dipatok Golkar Bolmong.
“Sebab soal pilkada itu sudah ada juklaknya, di mana se-telah melalui mekanisme dan tahapan sebagaimana ditetap-kan dalam juklak, Tim Pilkada kabupaten telah mengirim lima nama ke DPP. Untuk selanjut-nya akan disurvei yang terbaik dan pantas dijual nanti,” kata Herson lagi.
Ditambahkan, kalau pun di antara para ‘pembangkang’ tadi ada yang masih tercatat sebagai pengurus PG baik di PAC maupun di DPD II, dipasti-kan mereka akan mendapat-kan sanksi. “Sanksinya pasti ada. Dan mereka sudah tahu bentuknya bagaimana,” ucap-nya penuh makna.(tus)
|
|