HOME : FOOTBALL

Berita Bolamania dan Tribun 

24 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Janji Bonus PON dan Porda Kaltim yang menggiurkan
Jadi Acuan Perpindahan Atlet Potensial Sulut


BESARNYA bonus yang disediakan daerah kabupaten dan kota di Kalimantan Timur menjadi salah satu acuan bagi atlet potensial Sulut untuk segera pindah ke daerah kaya minyak tersebut. 
Menurut informasi yang dirangkum dari beberapa petinggi olahraga Sulut, setiap medali emas di Porda Kaltim, bonus yang disediakan daerah kabupaten dan kota sebesar Rp 25 juta. Salah satu daerah yang benar-benar berusaha mencari atlet yang sudah jadi adalah Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar). 
Bahkan, janji bonus juga bukan hanya untuk Porda Kaltim. Sebab, jika mampu meraih medali emas di PON XVII Kaltim, Rp 150 juta telah disiapkan sebagai bonus. Menariknya, bonus sebesar itu belum termasuk dari KONI Kaltim, yang juga mematok Rp 150 juta setiap peraih medali emas. Dengan demikian jika ada atlet Kukar yang mendapatkan emas PON, bisa dipastikan bonus yang didapatkan sebesar Rp 300 juta. Itu belum termasuk nilai kontrak dan gaji bulanan sebelum berlangsungnya PON.
Untuk mewujudkan ambisi mendapatkan atlet-atlet potensial, kabarnya, Kukar sejak beberapa bulan terakhir ini sudah mengirimkan utusan-utusan ke daerah-daerah untuk melirik atlet-atlet potensial. Salah satu daerah yang menjadi tujuan untuk mencari atlet potensial adalah Sulawesi Utara. Sejumlah petinju perempuan yang memiliki potensi untuk meraih medali, sejak beberapa waktu lalu sudah didatangi utusan dari Kukar. 
“Informasi yang saya terima, beberapa petinju perempuan asal Minut sudah direkrut oleh Kukar. Bahkan, sudah lebih dari 100 atlet nasional termasuk atlet Sulut yang telah menjalani latihan di Jakarta guna dipersiapkan pada Porda Kaltim mewakili Kukar,” kata salah satu tokoh olahraga Sulut yang enggan namanya disebut.
Ketika didesak siapa nama atlet Sulut yang sudah menjalani latihan di Jakarta, sumber tersebut mengatakan Deysie Sumigar dari cabang atletik bersama pelatihnya John Barahama. Namun, ketika dikonfirmasi kepada Barahama, ia tetap mengelak. Tapi, Barahama tidak membantah bahwa Deysie Sumigar menjadi salah satu atlet yang dilirik Kaltim. “Yang pasti kalau sudah resmi pindah, saya akan melaporkan kepada PASI Sulut secara baik-baik,” jelas Barahama.
Sejumlah pengurus PASI Sulut, juga belum memberikan keterangan resmi mengenai adanya atlet Sulut yang pindah daerah. Hanya, ada beberapa pengurus yang bisa menerima alasan kepindahan atlet. Apalagi, masalah kesejahteraan dan masa depan menjadi salah satu tujuan utama bagi atlet Sulut untuk pindah daerah. “Kami hanya meminta atlet yang ingin pindah untuk mengikuti prosedur baku yang sudah ditetapkan PB PASI,” jelas Sekum PASI Sulut, Ir Haefrey Sendoh.(dni)

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin