HOME : FOOTBALL

Headlines News  

24 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Terungkap dalam razia tempat hiburan
Ada PNS Pemkot Manado Merangkap Ladies Pub


Ada fenomena menarik yang terungkap dalam razia KTP yang digelar pihak Kecamatan Sario bekerja sama dengan aparat kepolisian dan Koramil di sejumlah lokasi hiburan, sepanjang Jalan Piere Tendean Boulevard, Sabtu (22/04). 
Pasalnya, dalam razia yang dipimpin langsung Camat Sa-rio Jackson Rauw ini, ditemu-kan adanya seorang Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemkot Manado, merangkap kerja sebagai ladies pub.
Ini diketahui ketika petugas melakukan pemeriksaan KTP di Pub S, salah satu tempat hi-buran malam di pinggiran jalan Boulevard. Seorang ladies (pen-damping tamu) bernama MW alias Susan, di dalam KTP-nya tertulis berprofesi sebagai PNS. 
Selain itu MW juga tercatat sebagai warga Kelurahan Sario Tumpaan.
Sayangnya, ketika sejumlah wartawan mencoba mewawan-carainya, MW alias Susan eng-gan mengomentari alasan me-ngapa dirinya memilih ber-profesi rangkap sebagai seorang ladies. 
Malah ketika terus dipancing dengan sejumlah pertanyaan, MW balik menantang warta-wan. “Kiapa so, apa ngoni mo booking pa kita (kenapa, apa kalian mau booking saya?),” ujarnya dengan agak manja. Se-dangkan Lurah Sario Tumpaan Aldrian Anis SP mengakui, MW adalah seorang anggota warga Sario Tumpaan. 
Namun dirinya tak mengira kalau yang bersangkutan memiliki pekerjaan sampingan sebagai pekerja malam di pub. Sementara itu, masih di lokasi yang sama, dalam razia itu, sempat terjadi aksi mengha-lang-halangi dari pengelola pub terhadap Farry, wartawan SCTV yang hendak mengambil gam-bar, tanpa alasan yang jelas. Farry beberapa kali didorong se-cara kasar oleh dua orang yang diketahui pengelola pub ter-sebut.
Di bagian lain, kejadian me-narik juga terjadi di salah satu tempat hiburan malam ternama yang berada di basement Hotel GP. Entah apa maksudnya, sa-lah seorang anak anggota de-wan Sulut berinisial YS ketika sedang dilakukan pemeriksaan KTP di lokasi tempat duduknya, mengeluarkan statement yang mengundang sebuah tanda tanya. “Eh salam buat pak wali (Walikota Manado, red),” ungkapnya singkat. 
YS sendiri terkesan kurang suka dengan aksi pemeriksaan KTP yang dilakukan pihak kecamatan tersebut.
Sementara itu hampir mirip dengan kejadian di Pub S, aksi pengambilan gambar yang dilakukan wartawan TV, tidak diterima pengelolah tempat hiburan di Ranotana , yang ke-mudian meminta yang bersang-kutan untuk menghapus hasil liputannya, namun tidak diindahkan Farry. 
Secara umum, dalam razia tersebut, sedikitnya 50 pengun-jung diketahui tak memiliki identitas. Sementara ada se-jumlah pengunjung dari luar Kota Manado, bahkan luar Sulut yang tidak memiliki iden-titas. Rauw kepada sejumlah wartawan mengungkapkan, tindakan ini dilakukan untuk menciptakan Kota Manado yang aman dan tertib. “Kita akhir-akhir ini banyak tamu, dan karenanya perlu sebuah kehi-dupan yang tertib agar keama-nan tercipta. Pak Walikota Manado Jimmy Rimba Rogi sen-diri sudah mengimbau hal ter-sebut. Dan mereka yang tidak beridentitas atau yang iden-titasnya bermasalah akan dipro-ses lebih lanjut,” tegasnya.(imo)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin