|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Terungkap dalam hearing dengan legislatif
Dispenda Diduga Endapkan Rp 734 Juta Dana PPJU
|
MANADO-Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Manado, yang saat ini dipimpin Plt Kepala Dinas Harold Manoreh SH MSi, diduga telah mengendapkan dana Pajak Penerangan Jalan Umum (PPJU) sebesar Rp 734 juta, yang disetorkan PT PLN Manado.
Dalam hearing gabungan antara Dispenda, PLN dan Dewan Kota manado, akhir pekan lalu, terungkap adanya perbedaan laporan dari PLN dan Dispenda soal dana PPJU, di mana dalam laporan setoran Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang bersumber dari PPJU, Assisten Manager Bidang Keuangan PLN Manado JJ Rumbajan mengungkapkan, hingga Maret 2006, dana PPJU yang telah disetor ke Dispenda sebesar Rp 1.914.631.140. “Dana ini disetor ke Bank Sulut setelah sebelumnya dijemput oleh petugas dari Dispenda,” papar Rumbajan.
Sementara itu, dalam laporan Dispenda disebutkan total PAD yang bersumber dari PPJU hanya sebesar Rp 1.180.557.270. Selisih sebesar Rp 734.073.870 inilah yang diduga mengendap di Dispenda.
Hal ini lantas membuat sejumlah anggota Dewan berang. “Selisih ini perlu dijelaskan, karena angkanya cukup mencolok. Kami minta penjelasannya,” tegas Ketua Komisi B Dekot Manado, Drs RAS Didie Sjafii yang memimpin hearing tersebut.
Dalam penjelasannya, Wakil Kepala Dispenda Kota Manado E Rori SH mengatakan, memang dana tersebut sudah diterima Dispenda namun belum dibukukan dalam pemasukan PAD. “Laporan yang kami berikan memang belum memasukan setoran terakhir dari PLN, karena masih ada selisih tersebut,” elak Rori. Kepala Bagian Keuangan Sekdakot Manado Wenny Rolos SSos menambahkan, memang terkadang dari PLN sudah menyetor namun Dispenda belum sempat membukukan.
Sementara itu, personil Komisi B dari Fraksi Damai Sejahtera, Happy Walewangko mengatakan, menurut PLN setoran itu dilaporkan tanggal 17 April, sedangkan hearing digelar 21 April. “Berarti kan sudah ada tenggang waktu pelengkapan data. Mengapa masih saja terjadi ketidakcocokan data,” kata Walewangko yang dihubungi via ponsel tadi malam. Ditambahkannya, hal-hal seperti ini perlu diperjelas supaya tidak terjadi hal serupa di kemudian hari. “Ini baru 700 juta, jangan sampai ke depan ada selisih 700 miliar yang akhirnya tak jelas,” katanya.
Akan halnya Kepala Dispenda, Harol Monareh yang coba dikonfirmasi kembali via ponsel tadi malam, tak memberikan respons, kendati terdengar nada panggil.(ftj)
|
|