HOME : FOOTBALL

Berita Pendidikan dan Budaya  

24 April 2006

 
NEWS CATEGORIES
Mimbar Keagamaan
Opini Redaksi
Seputar Manadoku 
Politik Pemerintahan
Pendidikan Budaya
Bisnis Ekonomi
Hukum dan Kriminal
Historika dan Tokoh
Bolamania Tribun

BERITA DAERAH
Minahasa Induk
Minahasa Selatan
Tomohon
Bitung 
Sanger dan Talaud 
Bolmong 

REDAKSI INFO.
About Us

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing)  

Ribuan Guru di Sulut Tak Layak Mengajar

 

 IKUTI BERITA LAIN

Soal honor kajur di Unsrat yang belum dibayar
Sekarang Tanggung Jawab Fakultas

Lamban keluarkan rekom bebas pajak untuk pengadaan alat ajar di Unsrat
Kantor Pelayanan Pajak Manado Dituding Hambat Pendidikan di Sulut

5.000 lebih guru di Sulut ternyata masuk katagori tidak layak mengajar, karena mereka tidak berpendidikan S1 sehingga perlu untuk disekolahkan lagi. Kebanyakan guru khususnya di tingkat TK, SD dan sebagian SMP rata-rata berpendidikan SPG hingga DIII. Padahal dalam sertifikasi guru disyaratkan berpendidikan S1.
Jika guru yang berpendidikan minimal DIII mereka tidak berhak untuk mengikuti sertifikasi dan dapat dikatakan tidak layak untuk mengajar, dan harus berpendidikan minimal D4 setara S1.
Menyikapi hal ini, Presidium Masyarakat Pendidikan Sulut (MPS) Evi Ratulangi SPd, mengatakan, sudah seharusnya guru berpendidikan minimal DIV setara S1 dalam menghadapi tuntutan yang tertuang dalam undang-undang guru.
“Apalagi dalam pelaksanaan sertifikasi mendatang, guru dituntut memiliki kemampuan akademis dibidangnya masing-masing serta minimal berpendidikan DIV. Kalau hal ini tidak dipenuhi guru maka mereka harus menempuh berbagai jalur berkaitan dengan keikut sertaan mereka dalam sertivikasi mendatang,” katanya.
Untuk mengakomodir guru yang masih mengantongi ijazah DIII kebawah, menurut dia, selain guru pemerintah juga perlu mengambil peran aktif dalam meningkatkan sumber daya manusia khususnya guru. “Paling tidak pemerintah memberikan fasilitas beasiswa pada guru-guru yang memiliki kemampuan atau memang berprestasi,” katanya.
Kebanyakan guru untuk melanjutkan studinya ketingkat lebih tinggi terutama sesuai dengan tuntutan sertifikasi, menurut dia, guru tidak mampu membiayai kuliah mereka. Hal ini dikarenakan terbentur pada permasalahan dana, apalagi sekarang ini kesejahteraan guru masih dibawah standar.(lex)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin