|
|
|
|
![]() |
![]() |
Dari HUT PKB KGPM ke-73
Sarundajang: Jadikan Keterpurukan Sebagai Tantangan
Gubernur Sulut Drs SH Sarundajang me-negaskan agar warga PKB KGPM semakin eksis dalam meng-hadapi kendala dan tantangan di zaman yang makin sulit ini. Sebab, meski per-kembangan ekonomi dewasa ini telah mengalami peningkatan, namun bukan berarti bahwa kita telah lepas dari keterpurukan. “Kita belum keluar dari keterpurukan, karenanya ja-dikan ini sebagai tantangan untuk bangkit dan maju. Tingkatkanlah dan jangan kesampingkan etos kerja. Sebab ini mutlak untuk kita lakukan,” ujar Sarundajang disambut aplaus ribuan jemaat yang hadir dalam peringatan HUT PKB KGPM, di gedung Pingkan Matindas Jumat (21/04).
Sementara itu, Ketua Umum Pu-cuk Pimpinan KGPM, Gembala Tedius Batasina, mengajak warga gereja untuk terus mendemonstrasikan talenta dan karunia yang dimiliki demi menuju suatu perubahan. Olehnya, warga KGPM diharapkan mampu membawa syalom di mana-pun berada.
Selanjutnya, kegiatan yang dirangkaikan dengan ibadah ini dipimpin Gembala Joppy Laloan MTh dan laporan Ketua PKB KGPM Pnt Drs Jan Polii MSi ini, turut diramaikan dengan lomba vocal group dan masam-per.(eda)
Hari Ini Prawate dan Yewangoe Bahas Isu Hangat di CA
SEPERTI yang dijadwalkan, Senin (24/04) hari ini Continental Assembly (CA) yang digelar di GMIM Kristus bakal membahas isu-isu hangat antara lain masalah lingkungan, HIV/AIDS dan globalisasi. Menariknya, dalam kesempatan ini akan tampil sebagai pembicara masing-masing Sekretaris Dewan Gereja Asia Prawate Kidran dan Ketua Persekutuan Gereja-gereja di Indonesia (PGI) Pdt Andreas Yewangoe. “Untuk session kali ini memang cukup menarik. Sebab setelah memaparkan visi dan misi Mission 21, maka akan dilanjutkan dengan pembahasan isu-isu menarik yang terjadi dewasa ini,” ungkap Presiden Asia Fellowship Mission 21 Pdt Dr Nico Gara.
Lebih lanjut, dikatakannya dalam sidang CA ini, selain memilih perwakilan gereja yang akan ikut di General Assembly di Basel Swiss juga akan didiskusikan tentang cara kerja Mission 21.(eda)
Harlah PMII Ke-46 Gelar Dialog Kebangsaan dan Pagelaran Seni
DALAM rangka Hari Lahir (Harlah) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) ,bertempat di MAN Model Manado, Jumat (21/04) malam digelar dialog kebangsaan bertajuk‘Refleksi Sejarah Kebangsaan Indonesia, Problem dan Tantangannya”, yang turut diramaikan denganpagelaran kesenian.
Untuk dialog kebangsaan dibawakan oleh Veldy Umbas dan Drs Sulaiman Mappiase Lc MA. Untuk pagelaran seni akan diisi dengan pementasan sosio drama PMII cabang Manado dan musikalisasi puisi PMII Can Manado. Acara ini juga diisi dengan orasi politik ketua kopri PMII cabang Manado, majelis pembina cabang (Mabincab) dan perwakilan basis.(aan)
|
|