HOME : FOOTBALL

Berita Opini Pembaca dan Redaksi 

24 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

Petugas PLN Jangan Orogan !


Sebagai warga negara Indonesia pengguna listrik, saya sadar akan kewajiban-kewajiban yang harus dipenuhi. Buktinya sebelum tanggal 20 setiap bulan berjalan, tagihan rekening listrik selalu saya bayar. Lewat surat pembaca ini, saya ingin mengungkapkan pelayanan yang kurang memuaskan dari petugas PLN. 
Begini ceritanya, rumah milik adik ipar saya yakni Lili Tengker yang berada di Citra Land WP III/29 dengan nomor kontrak PLN MCO 95092, dipasang meter listrik pada 21 Desember 2005 lalu. Karena adik ipar bekerja di Jakarta, saya dipercayakan untuk membayar tagihan rekening listrik setiap bulan. Nah tagihan rekening listrik pemakaian Desember 2005 dan Januari 2006, saya bayar sekaligus yakni sebelum tanggal 20 Februari. Begitu juga tagihan rekening listrik pemakaian bulan Februari saya bayar. Tapi pada 17 April lalu, saya terkaget dengan adanya surat panggilan yang ditandatangani oleh petugas PLN pak Welong ST untuk menghadap ke kantor PLN yang terletak di bilangan Sario. Dalam surat ditulis akan ada pemutusan listrik karena rumah di Citra Land telah menunggak listrik selama 3 bulan yakni pemakaian Desember 2005, Januari 2006 dan Februari 2006. Ini membuat saya bingung, masa tagihan rekening telah saya bayar dan disertai bukti pembayaran, kok akan ada pemutusan listrik. Hari itu juga, kantor PLN yang dimaksud langsung saya datangi. Kepada kasir di PLN, saya langsung tunjukan bukti-bukti pembayaran, kemudian kasir langsung minta maaf. Kasir mengakui kekhilafannya dimana tak mengecek di komputer terlebih dahulu tetapi sudah buatkan surat panggilan. Saat itu juga saya bayar tagihan rekening pemakaian bulan Maret. Tapi tiga hari kemudian yakni pada 20 April, petugas PLN bagian lapangan datang kerumah Citra Land dengan tujuan akan melakukan pemutusan listrik. Saya tidak tinggal dirumah situ, saya tinggal di perum Asabri Maumbi, yang tinggal dirumah Citra Land adalah keponakan saya. Aksi pemutusan langsung dicegat keponakan saya dengan mengatakan bahwa sudah tak ada tagihan rekening listrik lagi. Tapi dengan sikap arogansi, petugas tersebut mengatakan akan melakukan pemutusan. Detik itu juga saya langsung dihubungi keponakan saya itu dengan mengatakan bahwa saya harus menghubungi ibu Leni, petugas PLN yang berada di kantor. Kemungkinan ibu Leni ini dibagian Komputer. Seketika langsung saya ke kantor PLN dibilangan Sario dan menjelaskan bahwa rumah di Citra Land sudah tak ada lagi tagihan rekening listrik. Percekcokan terjadi antara saya dan ibu Leni, masing-masing bersih keras pada pernyataan sendiri. Dengan arogan ibu Leni mengatakan bahwa, meter listrik harus dicabut. Tapi saya bilang, nanti saya bawakan bukti pembayarannya. Kemdian keesokan saya bawa bukti itu, barulah ibu Leni percaya dan meminta maaf. Disini saya dapat simpulkan bahwa administrasi di PLN amburadul. Untuk itu, dengan kejadian ini saya mengusulkan kepada pimpinan PLN Sulutenggo
Untuk menempatkan petugas-petugas benar-benar yang profesional dan tidak arogan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. Terima kasih.


Pengirim,
Nama dan alamat ada pada redaksi

 
  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin