HOME : FOOTBALL

Headlines News  

25 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Dikunjungi pastor dari Roma
Tibo: Kami Maafkan yang Menuduh Kami 


Pergumulan yang dialami tiga terpidana mati kasus Poso, Fabianus Tibo, Martinus Riwu dan Dominggus Da Silva, meng-gunggah hati dan perhatian rohaniwan Katolik di Kota Ro-ma. Buktinya, baru-baru ini salah seorang pastor yang ber-domisili di Roma, yakni Pastor Johannis Mangkey MSC me-nyempatkan diri mengunjungi Tibo cs di lokasi tahanan me-reka. 
Kepada sejumlah wartawan, Senin (25/04) kemarin, Pastor Mangkey menceritakan hasil kunjungannya kepada ketiga terpidana mati tersebut. Diri-nya mengaku salut dengan praktik hidup yang dijalankan ketiga terpidana ini.
“Sebelum berjumpa langsung dengan mereka, bayangan saya pasti mereka berada dalam kondisi yang memprihatinkan. Bahkan, saya merasa akan sulit berbincang dengan mereka me-ngingat yang sedang mereka hadapi adalah ancaman ekse-kusi. Tapi nyatanya tidak. Mere-ka menyambut saya dengan senyum dan ramah seakan tanpa beban,” ungkapnya.
Menurut mantan Sekjen Tarekat MSC Dunia ini, dalam penghayatan Tibo cs, hanya Tu-han yang berhak mencabut nyawa manusia dan karenanya mereka selalu berlindung pada Tuhan. “Tibo bilang pada saya, keadilan ada pada Tuhan dan Tuhanlah yang akan membela mereka. Tuhan adalah benteng hidup mereka. Dan kata-kata ini diucapkan kepada setiap orang yang datang mengun-jungi mereka,” ungkapnya.
Ia menambahkan, kepada dirinya, Tibo cs mengaku de-ngan jujur tidak pernah mem-bunuh manusia. Justru keda-tangannya dari Flores ke Poso hanya untuk membantu orang lain. Apalagi, lanjutnya, mereka adalah orang sederhana yang tak pandai membaca dan me-nulis. “Yang menarik dari kata-kata mereka, mereka bilang kalau mereka tidak membenci siapa-siapa, termasuk yang menyalahkan mereka selama ini. Malah mereka mengatakan mereka malah memaafkan orang-orang yang menuduh me-reka. Karena bagi mereka kea-dilan hanya datang dari Allah. Makanya kalau eksekusi itu adalah kehendak Tuhan maka kami menerimanya,” jarnya.
Pastor Mangkey bahkan me-ngaku heran dan memuji kehi-dupan yang dijalani para Tibo cs saat ini. Pasalnya, kehidupan doa yang dijalani Pastor Mang-key bahkan mengaku heran dan memuji kehidupan yang di-jalani para Tibo cs saat ini. Pa-salnya kehidupan yang dijalani ketiga terpidana mati ini sangat mendalam.
“Mereka menghabiskan banyak waktu dengan Tuhan. Berdoa setiap hari dan mem-baca kitab suci. Bahkan Tibo mengaku setelah belajar mem-baca akhirnya sudah dua kali ia membaca kitab suci secara lengkap. Kalau mau jujur walau saya pastor saya belum mem-baca semua isi kitab suci sam-pai dua kali. Benar-benar kero-haniannya sangat mendalam,” paparnya.
Pada kesempatan tersebut Pastor Mangkey pun mengata-kan kepada ketiga terpidana mati tersebut bahwa mereka didukung oleh dunia interna-sional dan teristimewa warga Sulawesi Utara. “Waktu saya me-ngatakan hal tersebut mereka menyampaikan banyak terima kasih dan berharap agar duku-ngan itu terus berlanjut,” tu-kasnya.
Karena itu, setelah melihat dan mendengar pengakuan dari Tibo cs dan sejumlah tahanan lain-nya, Pastor asal Tataaran ini me-yakini kalau Tibo cs tidak mela-kukan pembunuhan terhadap ratusan umat muslim di Pesan-tren Walisongo. “Karena itu saya berharap agar eksekusi terha-dap Tibo cs ini ditunda. Dan saya akan menceritakan semuanya ini setelah saya kembali ke Ro-ma,” kuncinya.(imo)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin