|
|
|
|
![]() |
![]() |
Atlet Selam Sulut Hengkang ke Kaltim
EKSODUS atlet potensial Sulut ke Kalimantan Timur semakin ramai. Setelah Deysie Sumigar dan pelatihnya John Barahama yang hampir pasti bergabung ke daerah kaya minyak itu, kini berhembus kabar bahwa atlet potensial di cabang selam, Albert Polakitan juga telah mengikuti jejak peraih tiga medali emas PON XVI 2004.
Kabar kepindahan Polakitan dibenarkan oleh Sekretaris Umum Pengprop Persatuan Olahraga Selam Seluruh Indonesia (POSSI), Noldy Kaunang. Menurut Kaunang, pihaknya tidak mungkin mencegah keinginan atletnya untuk pindah karena alasan kepindahan adalah untuk perbaikan kesejahteraan.
“Kalau atlet potensial Sulut memilih hengkang karena mengejar kesejahtaraan, bagaimana komitmen gubernur dalam upaya pembinaan mental dan spiritual generasi muda Sulut? Apakah gubernur hanya terfokus dengan pemerintahan tanpa memikirkan aspek-aspek lain termasuk generasi muda?,” sembur Noldy Kaunang kepada Komentar, kemarin.
Menurut Kaunang, banyaknya atlet berprestasi Sulut yang pindah ke daerah lain adalah bukti bahwa tidak ada lagi perhatian pemerintah daerah untuk pembinaan olahraga. Padahal, imbuhnya, olahraga merupakan salah satu acuan bagi pembinaan disiplin generasi muda penerus bangsa.
Sementara itu, dari catatan koran ini, lebih dari sepuluh atlet potensial Sulut yang telah memastikan pindah daerah. Menariknya, 20 atlet dan pelatih tengah menunggu peluang untuk pindah daerah. Dari jumlah tersebut, ternyata terdapat atlet-atlet yang berhasil menyumbangkan medali emas bagi Sulut pada PON XVI 2004 lalu. (dni)
Kejurnas Karate POR Maesa Siap Digelar
BERBEKAL pengalaman tahun yang lalu, cabang karate telah menyatakan siap untuk dipertandingkan di POR Maesa Paskah 2006. Ketua Panpel Kejurnas POR Maesa, Steven Kandouw ketika memimpin rapat perdana di Gedung KNPI, Sario Manado, Senin (24/04) lalu, mengatakan pada prinsipnya kejuaraan karate POR Maesa Paskah telah siap untuk untuk digelar.
Menurut Kandouw, yang didampingi Sekretaris Panpel, Mario Mangowal SH dan Bendahara, Vera Mentang, pihaknya sangat berharap kejuaraan tersebut berlangsung sukses seperti pada penyelenggaraan tahun yang lalu. “Sebagai penyelenggara, kami sangat berharap kejuaraan kali ini bisa lebih baik dan lebih meriah dari tahun yang lalu,” sebut Kandouw, yang juga menjabat sebagai bendahara pada penyelenggaraan Kejurnas POR Maesa 2005 lalu.
Pada bagian lain, Ketua Umum Pengprop Forki Sulut, James Sumendap SH mengharapkan agar kejuaraan nanti bisa memberikan sumbangsih bagi cabang olahraga karate baik di tingkat nasional terlebih di Bumi Nyiur Melambai. “Saya kira pekerjaan panpel tahun ini tidak terlalu berat karena infrastruktur pendukung sudah dimiliki oleh Pengprop Forki Sulut. Satu harapan kami adalah melalui kejuaraan ini akan ada karateka berbakat yang muncul,” tutur Sumendap antusias.(dni)
Peringati HUT ke-100 IMI
Pengda IMI Sulut Lakukan Safari Sosial
GUNA memperingati HUT Ke-100 Ikatan Motor Indonesia (IMI), Pengda IMI Sulut, Sabtu (29/04) mendatang akan melaksanakan kegiatan safari sosial, melibatkan pengurus dan klub-klub otomotif anggota IMI. Sasaran utama program sosial IMI Sulut adalah dengan memberikan bantuan bagi korban banjir bandang di Kecamatan Tombariri Kabupaten Minahasa.
Ketua Umum Pengda IMI Sulut, Drs Ronny Eman, kepada Komentar, kemarin mengatakan bahwa program tersebut merupakan salah satu upaya untuk menubah image bahwa IMI Sulut hanya menggelar kegiatan yang sifatnya pemborosan. “IMI sangat konsen dan peduli terhadap masyarakat yang ada di sekeliling. Untuk itulah, dalam rangkaian HUT Ke-100 IMI, kami Pengda IMI Sulut terpanggil untuk berbuat sesuatu bagi masyarakat yang terkena musibah banjir pada bulan Februari lalu,” jelas Ronny Eman, yang juga adalah legislator Kota Manado.
Diakui Roman, begitu namanya kerap disapa, kegiatan sosial untuk masyarakat yang terkena bencana banjir, sudah pernah dilakukan pada bulan Februari lalu. Tapi, itu hanya terfokus bagi korban yang ada di Kota Manado. “Setelah di Manado, kami memang mencari momen tepat untuk memberikan bantuan terhadap korban bencana di tempat lain. Kebetulan bersamaan dengan HUT IMI Ke-100, ada program anjang sana, sehingga kami memilih untuk menyalurkan bantuan kepada korban yang ada di wilayah Tanawangko Kecamatan Tombariri,” kata Roman, didampingi Ketua Harian IMI, Drs Tommy Kaunang dan Sekum, Max Wurarah SH.(dni)
|
|