HOME : FOOTBALL

Berita Bolaang Mongondow  

26 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro, Politix).

Terbit 40 Hal.  Color-BW 

Alamat ; Jl. Sam Ratulagi No.162 Manado  95111 Phone: (0431) 851030 (Hunting)  Fax (0431) 851031 (Redaksi), (0431) 850955 (Merketing) 

GNRHL Tahun 2005 Baru Dilaksanakan 2006


Program Gerakan Nasional Reboisasi Hutan Lindung (GNRHL) di Bolmong rupanya masih menyisakan banyak ken-dala. Contohnya, program yang diagendakan tahun 2005 de-ngan anggaran Rp 3,39 miliar lebih, ternyata baru mulai diker-jakan tahun 2006 ini. 
Parahnya lagi, baru 30 persen dari anggaran tahun 2005 yang dikucurkan pemerintah pusat, karenanya program masih da-lam tahapan persiapan. Lebih dari itu, bibit kayu yang merupa-kan komponen utama kegiatan, sampai sekarang belum diserah-kan Balai Pengelolaan DAS Ton-dano selaku pengelolah bibit. 
Data yang diperoleh harian ini di Dinas Kehutanan dan Perkebu-nan (Dishutbun) Bolmong me-nyebutkan, program GNRHL 2005 yang baru akan dilaksana-kan 2006 ini, terdiri dari anggaran penyelesaian kegiatan Rp 2,05 miliar dan dana kegiatan Rp 1,33 miliar. Ada pun wilayah hutan yang menjadi sasaran kegiatan seluas 925 hektar, dan akan ditangani oleh 90 kelompok tani. 
Selain itu, kegiatan 2005 yang akan dilaksanakan 2006 ini mencakup tujuh jenis kegiatan itu, masing-masing pembuatan tanaman reboisasi seluas 300 hektar, Pembuatan tanaman re-boisasi pengkayaan 200 hektar, pembuatan tanaman hutan rak-yat insentif 225 hektar, Pembu-atan tanaman rehabilitasi mang-rove 200 hektar, Pembuatan satu unit dam pengendali, pembuatan lima unit dam penahan, dan ter-akhir pembuatan 25 unit sumur resapan. Sementara jenis kayu yang akan ditanam adalah Ma-honi, Nangka, Cempaka dan Ka-yu Manis. “Pelaksanaan program 2005 ini sekarang baru dalam tahap persiapan. Kami masih me-nunggu penyerahan bibit dan realisasi dana dari pemeritnah pusat,” kata Kadis Hutbun, Ir Hi Hardi Mokodompit.
Karena program yang di-sponsori oleh pemerintah pusat lewat Departemen Kehutanan ini sangat sensitif dengan isu, Moko-dompit me-warning kepada semua kelompok tani pelaksana agar merealiasikan anggaran sesuai dengan ketentuan. Jika tidak, tentu pelanggaran hukum. “Karena kegiatan ini langsung dikerjakan oleh kelompok ta-ni,sedangkan Dishutbun Bolmong hanya sebagai fasilitator ang-garan dan kegiatannya,” jelasnya.
Pada bagian lain, Hardi Mo-kodompit juag menguraikan tentang pelaksaaan GNRHL tahun 2005 silam, yang me-rupakan realisasi dari program tahun 2004 dengan total ang-garan Rp 3,3 miliar. Dengan luas wilayah hutan yang terkop 2.100 hekatr dan dilaksanakan oleh 52 kelompok tani. Adapun jenis kayu yang ditanam di antaranya Mahoni, Nangka, Nantu, Matoa, Durian, Dukuh, Kemiri dan Langsat.(tus)

  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin