|
|
Alamat:
Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone:
(0431) 879799, Fax: (0431) 879798
|
|
![]() |
![]() |
|
Satanic Church bermarkas di Los Angeles
Pdt Gara: ‘Pengikut Setan’ di Manado, Bisa Saja Ada
|
Isu seputar ‘Satanic Church’ (Gereja Setan) kembali mencuat setelah beredar SMS yang me-nyebutkan tanggal 06 Juni 2006 (6-6-6= disebut-sebut simbol angka setan) akan dilaksanakan Konferensi ‘Satanic Church’ di Manado, mengundang berbagai tanggapan.
Salah satunya datang dari Mantan Sekum BPS GMIM, Pdt Dr Nico Gara MA. Menurutnya, GS (Gereja Setan) memang eksis, yang sampai saat ini ada di Amerika Serikat, berpusat di Kota Los Angeles. “Sedang me-ngenai kehadiran GS di Mana-do, bisa saja ada. Tapi yang perlu diketahui sekarang ini ada gerakan yang diberi nama Gerakan Zaman Baru atau New Age Movement yang sedang menghimpun kelompok-kelom-pok di luar agama resmi, ter-masuk gereja setan,” jelas Gara yang dulu pernah
menghadiri pelepasan kuasa kegelapan dari orang yang mengaku pengikut GS.
Ditambahkannya, di bebera-pa negara, pengikut GS me-mang terlihat jelas. Misalnya di Amerika Serikat, Belanda dan Jerman. “Dan mereka memang punya tempat untuk melaku-kan kegiatan. Biasanya mereka menggunakan pakaian hitam dengan asesoris yang menye-ramkan. Anak saya yang studi di Jerman juga pernah melihat keberadaan mereka,” tutur Pdt Gara yang saat ini mengajar mata kuliah Gerakan-gerakan Spiritualitas, termasuk di dalamnya GS.
Mengantisipasi masuknya gerakan spiritualitas seperti itu di daerah ini, menurut Gara, perlu memperkuat spiritualitas iman bagi warga gereja, melalui pembinaan warga gereja. Dan diharapkan, dalam pembinaan warga gereja, tidak perlu tunggu bola, tapi harus jemput bola. “Jadi, kepada mereka yang mungkin mengalami ke-munduran atau kekosongan dalam spiritualitas, maka kita harus berupaya mencari mere-ka, sehingga mereka tidak ter-goda dengan gerakan-gerakan semacam itu,” tambahnya.
Sementara itu Pdt Johan Ma-nampiring STh secara terpisah menuturkan, kita tidak perlu takut dengan kehadiran GS. Sebab setan itu telah dikalah-kan oleh Tuhan Yesus Kristus. Dan berdasarkan kesaksian Alkitab, misalnya dalam Yako-bus 4:7 disebutkan, “Karena itu tunduklah kepada Allah, dan lawanlah Iblis, maka ia akan lari dari padamu!”
Begitu pula dalam Markus 16:17 yang berbunyi,” Tanda-tanda ini akan menyertai orang-orang yang percaya: mereka akan mengusir setan-setan demi namaKu, mereka akan berbicara dalam bahasa-baha-sa yang baru bagi mereka.”
Pdt Manampiring menam-bahkan, dengan adanya berba-gai isu seputar GS, warga je-maat harus lebih memperkuat imannya. “Sebab, kalau kita percaya kepada Tuhan Yesus, maka kita dapat mengalahkan kuasa setan,” ujarnya lagi.
Pada bagian lain, Polda Sulut saat ini telah menerjunkan tim dari Intel untuk mendalami se-kaligus mencari oknumoknum yang menyebarkan rumor ten-tang isu gereja setan tersebut. Hal ini diungkapkan Kapolda Sulut Brigjen Pol Drs Alexius Gordon Mogot MSi, saat dicegat sejumlah wartawan di ruang tunggu Kapolda Sulut, Rabu (26/04) kemarin.
Hanya saja mantan Irwasda Polda Kaltim ini tidak mempe-rinci daerah-daerah atau lokasi mana yang akan didalami Inte-lakam Polda Sulut untuk me-ngusut isu gereja setan ini. Ketika disinggung apakah polisi sejauh ini telah mengamankan oknum yang diduga terlibat dalam sekte gelap ini, dengan nada diplomatis Mogot mem-bantah hal tersebut.
“Bagaimana sudah ada yang diamankan, sedangkan anggota saya saja, baru terjun untuk mendalaminya. Dan ingat isu ini bisa berkembang sampai pada tindakan aksi anarkis warga, sebab itu jangan sembarangan menyebut-nyebut suatu lokasi atau tempat yang diduga berhu-bungan dengan rumor ter-sebut,” ujarnya
Kendati demikian, pengusutan pengikut gereja setan ini, menu-rut sumber resmi Komentar di Mapolda Sulut, diarahkan tim Intel di sejumlah lokasi yang ada di Kota Manado. Bahkan salah-satu lokasi yang dicurigai polisi, menurut sumber tadi, terletak di pusat Kota Manado. “ Saat ini ada sejumlah anggota Intel Polda yang diterjunkan ke pusat kota untuk mendalami isu ini. Selain di pusat kota, tim intel lain dise-barkan di sejumlah tempat yang mencurigakan,” ungkap sumber yang mewanti-wanti agar nama-nya tidak dikorankan ini.(jef/oan)
|
|