HOME : FOOTBALL

Headlines News  

27 April 2006

 
NEWS CATEGORIES

 

KOMENTAR GROUP

(Football, Metro). Terbit 40 Hal.  Color-BW, Alamat: Kawasan Megamas Blok. B1 No:38 Phone: (0431) 879799,  Fax: (0431) 879798 

Bangun gedung tujuh lantai di Wanea Plaza
Yayasan Kemala Tetap Eksis Pelayanan, Dalami 17 Bidang Usaha


SEWAKTU isu ‘gereja setan’ muncul beberapa tahun silam, nama Herman Kemala sempat menjadi buah bibir, bahkan cenderang mengarah ke hal negatif. Namun begitu, hal itu tidak mematahkan semangat Herman Kemala untuk tetap eksis dalam pelayanan. Buktinya, melalui Yayasan Kemuliaan Allah (Kemala), Herman tetap eksis melebarkan pelayanannya sehingga bisa membangun gedung berlantai tujuh di kawasan Wanea Plaza. 
Meski begitu, rekan kerja Herman Kemala, Ansye Kambey kepada koran ini, sempat gusar juga dengan masih adanya dugaan isu negatif yang mengaitkan dengan Yayasan Kemala. Herman Kemala sendiri, kata Kambey, mengaku tidak tahu-menahu dengan berkembangnya isu tersebut. Dan hal ini, sepakat untuk tidak ditanggapi, karena kebenaran itu akan muncul dengan sendirinya. 
“Pak Herman sudah mengatakan bahwa tidak akan menanggapi masalah ini. Karena memang yayasan ini tidak tahu-menahu soal akan adanya aliran sesat. Dari mana asalnya kita ndak akan mempermasalahkannya. 
Sebab jika ada masyarakat yang beranggapan buruk soal yayasan ini, biar saja, karena Tuhan yang akan memun-culkan kebenaran,” papar Kambey kepada Komentar, Rabu (26/04).
Kambey yang menyatakan te-lah bergabung dengan yayasan yang terletak di kawasan Wanea Plaza sejak tahun 2000 itu menjelaskan, bahwa kiprah yayasan ini adalah murni untuk melakukan pelayanan pengin-jilan dari sejumlah denominasi gereja yang ada di Manado. 
“Dalam yayasan ini, selain melakukan pelayanan, saya juga turut bergabung dengan bisnis yang dijalankan Pak Herman yang meliputi 17 bi-dang usaha. Di mana hasil usaha ini selanjutnya diguna-kan untuk pembinaan umat dan memperluas pelayanan yang di dalamnya terdiri dari berbagai denominasi gereja,” terangnya.
Sementara itu, Pdt Drs Johan Manampiring STh yang pernah menjadi Guru Agama Kristen bagi Herman Kemala di SMP Kr Eben Haezer, bahkan terus berhubungan baik hingga saat ini mengatakan, isu negatif yang mengaitkan nama Herman merupakan upaya untuk menimbulkan keresahan dan memecah belah persatuan dan kesatuan yang terjalin baik di tengah masyarakat yang saat ini dalam suasana damai. 
“Torang harus hati-hati dengan dengan isu ini. Sebab hal ini bakal memecah belah, saling tuduh dan bisa membuat kacau masyarakat,”ujarnya.
Sehubungan hal ini, Manam-piring yang juga Ketua Badan Musyawarah Antar Gereja (BAMAG) juga menambahkan bahwa yayasan Kemala tak ada sangkut-pautnya dengan aliran sesat. Sebab, apa yang dilaku-kannya adalah untuk pelaya-nan.(eda/*)


  
© Copyright 2003 Komentar Group. All rights reserved. webadmin