|
|
|
|
![]() |
![]() |
|
Polsek Wenang Terus Selidiki
Kasus Pencurian 205 HP dan 3000 Voucher
|
Kepolisian Sektor (Polsek) We-nang sampai saat ini terus me-ngembangkan penyelidikan kasus hilangnya 205 hand-phone (HP) serta 3000 lebih voucher pulsa milik toko ‘Tel Star’. Kanit Reskrim Polsek We-nang Ipda Mohammad Kamidin S.Sos ketika ditemui di ruang kerjanya, Rabu (26/04) menga-takan, hingga kini pihaknya su-dah melakukan pemeriksaan sejumlah saksi di TKP.
“Ini merupakan kasus pencu-rian berskala besar, yang di-duga dilakukan jaringan kom-plotan pencuri, oleh karena itu jajaran kami terus melakukan penyelidikan akan kasus ini,” ujar Kamidin.
Sementar itu, Kapolsek We-nang AKP Nico M Pangemanan, yang dihubungi secara terpisah mengaku, kalau sampai saat ini jajarannya sedang meme-riksa beberapa orang karyawan toko tersebut, juga peme-riksaan dilakukan terhadap para tukang bangunan yang bekerja di belakang toko ‘Tel Star’, kawasan Megamas.
“Jajaran kami tidak main-main dengan kasus ini, selain telah berkoordinasi dengan se-curity Megamas dalam hal pe-nyelidikan kendaraan yang masuk pada Kamis (20/04) lalu, saat tengah malam, kami juga telah me-warning toko-toko atau agen penjualan hand-phone, untuk mengamati apa-bila kedapatan orang-orang yang datang menjual HP dan mencurigakan, agar segera menghubungi pihak kepolisi-an,” papar Pangemanan.
Seperti yang telah diberita-kan, Toko ‘Tel Star’ yang terle-tak di Kawasan Ruko Megamas, tepatnya di depan SPBU Boule-vard, jumat (21/04) dibobol kawa-nan pencuri. Sedikitnya 205 unit handphone dari berbagai type dan merek, serta 3.000 lebih voucher pulsa dan uang tunai yang disimpan dibrankas toko senilai Rp 21 juta, raib dibawah kabur komplotan pencuri, yang sampai saat ini belum di-ketahui identitasnya. Atas keja-dian ini, kerugian yang dialami toko handphone ‘Tel Star’, ditak-sir mencapai Rp 1 M lebih.(tr.2)
|
|